CARA MUDAH DAN TIDAK MELUPAKAN HAFALAN AL-QUR’ÃN
Pertanyaan:
‘Afwân Ustâdz, mohon nasehat tentang bagaimana cara mudah menghapal Al-Qur’ãn? Adakah bimbingan ulamâ terkait cara mudah menghafal Al-Qur’ãn, menjaganya dan mengamalkannya, terkadang kami kesulitan dalam menghapal Al-Qur’ãn. Bârakallâhu fîkum.
Jawaban:
Tidak ada cara yang termudah dalam menghafal Al-Qur’ãn daripada sering dan terus menerus membacanya secara berulang-ulang. Adakah dari orang yang menjaga shalat 5 waktunya lupa terhadap bacaan surat Al-Fâtihah? Penyebab tidak terlupakan terhadap bacaan surat Al-Fâtihah karena dalam sehari semalam membacanya 17 kali. Apalagi membacanya juga pada shalat-shalat Sunnah, maka apakah pernah seseorang lupa terhadap bacaan surat Al-Fâtihahnya ketika mengimami shalat? Tentu tidak, kalaupun ada, mungkin sangat jarang sekali.
Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam paling banyak membaca Al-Qur’ãn, terutama ketika shalat lail, beliau membaca surat Al-Fâtihah lalu melanjutkan beberapa surat panjang, berkata Hudzaifah Radhiyallâhu ‘Anhu:
صَلَّيْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ لَيْلَةٍ فَافْتَتَحَ الْبَقَرَةَ
“Aku shalat bersama Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam pada suatu malam, beliau memulai surat Al-Baqarah.”
Setelah itu Hudzaifah Radhiyallâhu ‘Anhu katakan:
ثُمَّ افْتَتَحَ النِّسَاءَ فَقَرَأَهَا ثُمَّ افْتَتَحَ آلَ عِمْرَانَ
“Kemudian beliau melanjutkan dengan memulai surat An-Nisâ, beliau menyelesaikan membacanya kemudian beliau melanjutkan dengan memulai surat Ãli ‘Imrân.” Riwayat Muslim.
Kalau seseorang merutinkan membacanya pada setiap shalat lailnya atau pada shalat-shalat sunnahnya, maka tentu dia akan semakin memperkuat hafalannya, disebutkan pula di dalam riwayat Muslim:
وَإِذَا قَامَ صَاحِبُ الْقُرْآنِ فَقَرَأَهُ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ ذَكَرَهُ وَإِذَا لَمْ يَقُمْ بِهِ نَسِيَهُ
“Jika orang yang berpegang kepada Al-Qur’ãn membacanya pada shalat malam atau pada shalat siang hari maka dia akan mengingatnya, jika dia tidak shalat dengan membacanya maka dia akan melupakannya.”
Adapun kalau jarang membacanya maka tentu akan cepat pula melupakannya, oleh karena itu berkata Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam:
تَعَاهَدُوا الْقُرْآنَ فَوَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَهُوَ أَشَدُّ تَفَلُّتًا مِنَ الإِبِلِ فِي عُقُلِهَا
“Ulang-ulangi oleh kalian terhadap Al-Qur’ãn, demi Yang jiwaku berada di tangan-Nya sungguh Al-Qur’ãn itu terlalu cepat lepas daripada onta yang lepas dari ikatannya.” Muttafaqun ‘Alaih.
Oleh karena itu para ulamâ ketika ditanya tentang cara supaya mudah menghafal Al-Qur’ãn dan tidak cepat melupakannya maka nasehat mereka untuk sering-sering membacanya.
Dijawab oleh:
Al-Ustâdz Muhammad Al-Khidhir Hafizhahullâh wa Ra’âh pada hari Rabu tanggal 19 Syawwâl 1441 / 10 Juni 2020 di Maktabah Al-Khidhir Bekasi.