بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِالْحَمْدُ لِلّٰهِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُولِ اللّٰهِ، وَبَعدُ Ini merupakan ringkasan dari kisah perjalanan da’wah kami dari Limboro Huamual Maluku ke Sungai Ayak Sekadau Pontianak pada bulan Syawwâl 1436. 🗓 TANGGAL 2 SYAWWÂL 1436 Pada tanggal 2 Syawwâl 1436 bertepatan dengan hari Ahad dua hari setelah ‘Idul fithri, kami dikawani oleh Abû Sulaim Al-Ambûnî Jazâhullâhu khairan menuju …
Al-Kautsar adalah kebaikan yang banyak, di dunia berupa ilmu dan Sunnah sedangkan di akhirat berupa keselamatan dan keberhasilan dalam mencapai telaga Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam. Berkata Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ kepada Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam: إِنَّاۤ أَعۡطَیۡنَـٰكَ ٱلۡكَوۡثَرَ “Sesungguhnya Kami telah memberikan Al-Kautsar kepadamu.” [Surat Al-Kautsar: 1]. Berkata ‘Abdullâh ‘Abbâs Radhiyallâhu ‘Anhumâ: الْكَوثَرُ هُوَ الْخَيرُ الْكَثِيرُ “Al-Kautsar adalah …
Pertanyaan:Bagaimana sikap yang benar dalam menyikapi ucapan Ustâdz-ustâdz yang tidak menerima adanya julukan atas seorang Ustâdz yang disebut dengan Syaikh? Bahwa yang beri julukan itu syaikh-syaikh baru atau para syaikh jadi-jadian sehingga tidak mu’tabar, padahal yang lebih pantas memberi julukan syaikh adalah ‘ulamâ kibâr? Jawaban:Kalau mereka mempermasalahkan julukan syaikh kepada seorang dâ’î, kenapa mereka tidak permasalahkan julukan Ustâdz atas diri …
Pertanyaan:Apakah tidak memotong rambut dan kuku pada tanggal 1 Dzulhijjah hingga hari penyembelihan qurbân itu merupakan salah satu syarat sah qurbân bagi orang yang berqurbân? Jawaban:Bukanlah syarat bagi orang yang berqurbân untuk tidak memotong rambut dan tidak memotong kukunya, karena memotong rambut dan kuku hanyalah larangan, berkata Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam: إِذَا رَأَيْتُمْ هِلاَلَ ذِى الْحِجَّةِ وَأَرَادَ أَحَدُكُمْ أَنْ …
Pertanyaan:Ustâdz, ‘afwân .. saya mau bertanya, berkaitan dengan puasa ‘Arafah, teman saya kondisi sedang sakit, tadi pagi jam 9 bangun belum sadar total, tapi disuruh keluarganya untuk minum obat. lalu dia meminumnya, akan tetapi saat jam 10 dia sadar kalau lagi ada Puasa ‘Arafah, kalau begitu tetap menjalankan puasa ‘Arafah atau tidak perlu sama sekali yâ Ustâdz? Bârakallâhu fîkum. Jawaban:Tidak …
Pertanyaan:Ustâdz ijin bertanya, apa hukum seorang yang malamnya melakukan hubungan badan dengan isterinya atau melalukan onani lalu dia tertidur dalam keadaan junub, ketika bangun dia dapati matahari sudah terbit padahal dia berniat untuk puasa di hari itu misal seperti sekarang puasa ‘arafah. Apakah dia tetap berpuasa ataukah tidak Ustâdz? Mohon jawabannya.Jazakumullâhu khairan. Jawaban:Karena kejadian junubnya sebelum waktu sahur yakni sebelum …
Jalur ayah: Muhammad Al-Khidhir bin Salîm bin Syahdiah bin La Wionde Al-Limbôrî Al-Butônî. Muhammad Al-Khidhir bin Salîm bin Siti Hâwiyah bintu La Bisana Al-Limbôrî Al-Butônî. Muhammad Al-Khidhir bin Salîm bintu Siti Hâwiyah bintu Wa Sumaini Al-Limbôrî Al-Butônî. Jalur Ibu: Muhammad Al-Khidhir bintu Sûriyah bin Hadiyinah Al-Butônî. Muhammad Al-Khidhir bintu Sûriyah bintu Wa Muna bintu Mbataeya Al-Butônî. Muhammad Al-Khidhir bin Sûriyah …
Nama dan Nasab Beliau Rahimahullâh Beliau Rahimahullâh adalah Asy-Syaikh Abû Abdillâh Ma’mûn bin Abdillâh bin Shâlih Adh-Dhâli’î Rahimahullâh. Beliau Rahimahullâh berasal dari propinsi Dhâli’, bertetangga dengan propinsi Ibb di Yaman. Kesungguhan Beliau Rahimahullâh Dalam Menuntut Ilmu Beliau Rahimahullâh termasuk salah seorang penuntut ilmu yang memiliki semangat tinggi dalam menuntut ilmu, seorang syaikh berkata tentang beliau Rahimahullâh: الشَّيْخُ مَأْمُوْنٌ الضَّالِعِيُّ يَحْفظُ …
Pertanyaan:‘Afwân yâ Ustâdz ada yang ingin bertanya, apakah boleh orang yang berpuasa Dâwud pada awal-awal Dzulhijjah ini lalu dia berpuasa ‘Arafah lagi yâ Ustâdz? Jawaban:Bagi yang berpuasa Dâwud atau yang mengqadhâ puasa Ramadhân pada hari-hari permulaan Dzulhijjah ini hendaklah dia mencukupkan pada tanggal 8 Dzulhijjah lalu pada tanggal 9 Dzulhijjah dia berpuasa ‘Arafah, sehingga tidak ketinggalan keutamaan puasa ‘Arafah yang …
Pertanyaan:Bolehkah bagi seseorang yang mengaku salafî menganjurkan menggunakan buku Iqrâ’ yang ditulis oleh seorang kyai Nahdhiyyîn karena buku itu lebih baik dan dia tidak menganjurkan menggunakan buku Iqrâ’ Qîrâ’atî yang ditulis dua orang Ustâdz Tsâbitîn karena katanya keduanya telah menyimpang dan belum taubat dari hizbiyyah memecah bela dakwah Salafiyyah di Indonesia? Jawaban:Seseorang yang mengaku sebagai salafî hendaklah dia inshâf dan …