✋ Kami bukanlah Jamâ’ah Al-Khidhir atau Ahlul Furqah baik pada aqîdah kami ataupun pengamalan kami. Sungguh kami berusaha untuk masuk ke dalam Al-Firqatun Nâjiah atau Ath-Thâifah Al-Manshûrah dengan berusaha menjauhi perkara-perkara baru yang diada-adakan di dalam agama. __✍🏻Maka Perlu diketahui juga bahwasanya guru kami Al-Ustâdz Abû Ahmad Al-Khidhir Hafizhahullâh tidak pernah mengikat kami, ataupun mengajarkan kepada kami untuk taklîd kepada …
Pertanyaan:Ustâdz mohon bimbingannya supaya saya tidak salah terus dalam berteman, karena saya ini sudah banyak mengikuti nasehat Ustâdz-ustâdz dan Syaikh-syaikh, semuanya menasehatkan supaya jauhi teman-teman yang bukan salafî, saya diarahkan untuk berteman dengan yang salafî, saya coba tetap saja saya dapati seperti dulu, salah berteman. Jawaban:Ada dua bimbingan yang perlu kamu ketahui, yang kebanyakan manusia lalai pada salah satu dari …
Pertanyaan:Ustâdz izin bertanya lagi, sekarang banyak orang menyebut sesuatu: “Ini wâjib, itu wâjib”, seperti pakai masker di saat virus corona ini adalah wâjib. Apakah boleh seseorang mewajibkan sesuatu yang tidak ada syar’îatnya? Jawaban:Itu termasuk kesalahan dalam ungkapan yang telah menyebar luas di kalangan masyarakat kaum Muslimîn di Indonesia, karena penentuan wâjib terhadap segala sesuatu adalah suatu keputusan dari Allâh sebagai …
Pertanyaan:‘Afwân saya mau bertanya, apa yang dimaksud dengan menimbun harta? Misalnya, jika seseorang memiliki pendapatan sebulan 5 juta, 2 juta dia gunakan untuk bersedekah, 1 juta untuk kebutuhannya sebulan, 1 juta untuk diberikan kepada keluarga, 1 jutanya lagi disimpan, untuk mengantisipasi keadaan yang buruk, misalnya dalam keadaan wabah seperti ini. Apakah itu termasuk menimbun? Jawaban:Bârakallâhu fîkum wafî mâlikum, uang yang …
بِسْمِ اللّٰهِ، الْحَمْدُ لِلّٰهِ وَحْدَهُ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى مَن لَا نَبِيٍّ بَعْدَهُ، وَبَعدُ Setiap orang yang pernah ke Yaman atau yang pernah mengikuti berita Yaman tentu akan mengetahui siapa mantan Presiden Yaman yang bernama ‘Alî ‘Abdullâh Shâlih?!.Dia ini pada awalnya bisa dikatakan berjasa terhadap dakwah salafiyyah di Yaman, dia memberi kebebasan kepada Al-Imâm Al-Wâdi’î Rahmatullâh ‘Alainâ wa ‘Alaih untuk berdakwah …
Pertanyaan:Ustâdz, kalau nanti pasukan orang-orang mu’min Indonesia pada bergabung dengan pasukan Imâm Mahdî, lalu bagaimana isteri-isteri dan anak-anak mereka? dititipkan dimana? Ataukah ikut dibawa? Jawaban:Mereka menitipkan keluarga mereka di tempat aman yang telah ditaklukkan oleh mereka sebagaimana kebiasaan dalam peperangan yang telah berlalu, hingga kemudian mereka menitipkan keluarga mereka di Madînah yang tentunya setelah pengosongan Madînah dari orang-orang munâfiq.Mereka menitipkan …
السؤالهل من سنن الرسول صلى الله عليه وسلم صلاة الركعتين للمؤذن بعد إقامة الأذان؟جزاكم الله خيرا الجوابقد جاء في الصحيحين من طريق عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُغَفَّلٍ قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: بَيْنَ كُلِّ أَذَانَيْنِ صَلاَةٌ بَيْنَ كُلِّ أَذَانَيْنِ صَلاَةٌ، ثُمَّ قَالَ فِي الثَّالِثَةِ: لِمَنْ شَاءَوهذا الحديث يدل على مشروعية الصلاة بعد الأذان لمن …
Pertanyaan:Kalau ada orang terlilit hutang, sudah menjual tanahnya untuk membayar tapi belum terbayar juga, bolehkah dia dimasukkan sebagai mustahiq. Jazâkallâhu khairan Ustâdz. Jawaban:Orang yang terlilit hutang dan dia sudah berusaha untuk membayarnya namun tidak kunjung terbayar maka dia termasuk orang yang berhak mendapatkan zakat sebagaimana yang disebutkan di dalam ayat: إِنَّمَا ٱلصَّدَقَـٰتُ لِلۡفُقَرَاۤءِ وَٱلۡمَسَـٰكِینِ وَٱلۡعَـٰمِلِینَ عَلَیۡهَا وَٱلۡمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمۡ وَفِی ٱلرِّقَابِ …
Pertanyaan:Mau nanya, saat shalat tarâwih di bulan Ramadhân, bolehkah shalat witir dilakukan dengan 1 raka’at? Jawaban:Boleh bagi seseorang shalat witir 1 raka’at saja, baik dia witir sebelum tidur atau setelah tidur, yang terpenting sebelum masuk shubuh, berkata Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam: فَإِذَا خَشِيَ أَحَدُكُمُ الصُّبْحَ صَلَّى رَكْعَةً وَاحِدَةً “Jika salah seorang di antara kalian khawatir masuk shubuh maka hendaklah …
Pertanyaan:Akhî saya minta tolong disampaikan pertanyaan kepada Ustâdz Muhammad Al-Khidhir. Benarkah apabila ada seseorang yang mau menghadapi sakaratul maut supaya dibimbing untuk melakukan shalat? Jawaban:Orang yang berhadapan dengan sakaratul maut disunnahkan dan dianjurkan untuk membimbingnya dengan kalimat tauhîd, sama saja keberadaannya sebagai muslim atau non muslim, Al-Bukhârî Rahimahullâh meriwayatkan di dalam “Shahîh”nya dari jalur Sa’îd Ibnul Musayyab dari ayahnya: أَنَّ …