Pertanyaan: Mau bertanya soal seorang ma’mum mundur sedikit dari imam ketika shalat berjama’ah hanya berdua, dibilang haditsnya shahih seperti di dalam Musnad Ahmad, apakah itu benar?. Katanya ada tambahan lafazh seorang perawi yang bernama Hatim, yang dia tsiqah dan haditsnya dishahihkan oleh Ahmad Syakir. Ini jika melihat pada pendalilan shahih. Dan kalau melihat pada keadaan imam kalau berpostur pendek, sedangkan …
Pertanyaan:Mau bertanya Ustadz, terkait takdir, kan ada dalil tentang: “Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, sampai kaum tersebut yang mengubahnya.” Berlaku kah, dengan perumpamaan kejadian begini: Anak tidak berobat, meninggal.Dengan anak yang berobat dan sembuh. Apakah semisal anak yang meninggal tersebut diobati dengan baik, maka akan tetap hidup?. Ataukah takdir kematian akan tetap mendatanginya di saat tersebut, meskipun sudah …
Adakah keterkaitan perbendaharaan yang dicari-cari itu dengan Imam Al-Mahdi?. Dari Tsauban semoga Allah meridhainya, beliau berkata: Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berkata: «يَقْتَتِلُ عِنْدَ كَنْزِكُمْ ثَلَاثَةٌ، كُلُّهُمْ ابْنُ خَلِيفَةٍ، ثُمَّ لَا يَصِيرُ إِلَى وَاحِدٍ مِنْهُمْ، ثُمَّ تَطْلُعُ الرَّايَاتُ السُّودُ مِنْ قِبَلِ الْمَشْرِقِ فَيَقْتُلُونَكُمْ قَتْلًا لَمْ يُقْتَلْهُ قَوْمٌ» ثُمَّ ذَكَرَ شَيْئًا لَا أَحْفَظُهُ فَقَالَ: «فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَبَايِعُوهُ وَلَوْ حَبْوًا عَلَى الثَّلْجِ، فَإِنَّهُ خَلِيفَةُ …
Pertanyaan:Ustadz Abu Ahmad Hafizhakumullah. ‘Afwan Ustadz, saya beberapa kali ikut kajian kitab “Sittatu Mawadhi’ Minas Sirah” di salah satu pondok manhaj Salaf dekat rumah, ketika pemateri membawakan contoh dari salah satu ajaran kaum musyrikin dahulu seperti menyembah orang shalih yang sudah mati, menyembelih untuk selain Allah beliau mencontohkan ritual sedekah laut, namun di akhir pembahasan beliau bilang: “Saudara-saudari Muslim kita”. …
Pertanyaan:Ustadz, mau bertanya: Jawaban:Seseorang yang meyakini tentang tidak wajibnya suatu kewajiban semisal shalat lima waktu yang kaum Muslimin telah berijma’ tentang wajibnya maka dia telah batal keislamannya, meskipun dia mengamalkannya. Keadaannya sama seperti orang yang melakukan pembatal keislaman yang kelima yang telah disebutkan oleh Syaikhul Islam Muhammad bin ‘Abdil Wahhab Rahmatullah ‘Alaina wa ‘Alaih: مَن أبغض شيئًا مما جاء به …
Pertanyaan:Apakah boleh menyebarkan tulisan seperti ini?. GURU NGAJI, DAHULU DAN KINIOleh: Abdullah Zaen, Lc., MA Alkisah ada seorang ibu-ibu guru ngaji yang diminta mengajar privat mengaji anak-anak salah satu tetangganya. Jarak rumahnya dengan rumah si pengundang sekitar 10 menitan jalan kaki. Belajarnya enam hari dalam sepekan. Mengajar tiga orang anak. Di bulan pertama digaji 100 ribu rupiah. Di bulan berikutnya …
Pertanyaan:Hayyakallah Ustadz dan tim, mohon nasihatnya, kami mengenal dan mempelajari aqidah Salaf tidak berlatarbelakang lingkungan Syar’i. Saat sampai kepada kami realitas firqah murjiah yang mendaku Salaf, kemudian kami menujukan keberpihakan kami pada aqidah Tauhid Ahli Najd, kami kadang dibuat sedih dengan kalimat rancu mereka, seperti: “Antum bahasa Arab saja belum bisa, antum fiqih thaharah saja belum tuntas”. Itu kami dapati …
Pertanyaan:Izin bertanya Ustadz, apa yang harus dilakukan ma’mun ketika shalat yang imam salam di rakaat kedua shalat maghrib. Apakah salam juga bersama imam walaupun dia salah. Mohon jawabannya terperinci, syukron. Jawaban:Ketika imam salam di raka’at kedua maka ma’mun mengucapkan Subhanallah, kalau imam tidak menyadarinya mungkin mengira telah sempurna hingga tidak berdiri maka ma’mum ikut salam, setelah itu ma’mum memberitahu imam …
Pertanyaan:‘Afwan Ustadz sebelumnya mengganggu waktunya, izin bertanya Ustadz, Ana tertarik dan ingin mendalami ilmu hadits, maka kitab-kitab apakah yang Ustadz nasihatkan untuk Ana pelajari di marhalah ibtida’i?. Jawaban:Untuk pemula hendaklah memulai mempelajari kitab “Syarhul Manzhumatil Baiquniyyah”. Jika sudah menyelesaikannya dan telah memahaminya maka lanjutkan dengan mempelajari kitab “Nuzhatun Nazhar Syarhu Nukhbatil Fikr” atau kitab “Al-Ba’itsul Hatsits Sarhu Ikhtishar ‘Ulumil Hadits”. …
Kita itu tidak pernah tahu kalau kita ramai dihujati bahkan sampai dicela lantaran masalah madzhab melainkan setelah kita menjawab pertanyaan yang kesimpulan kita bahwa bermadzhab adalah pilihan dan bermanhaj Salaf adalah kewajiban.Padahal kalau mereka yang mencela kita itu memikirkan dengan baik maka semestinya mereka tidak akan permasalahkan kesimpulan kita tersebut, karena itu bentuk toleransi kita terhadap madzhab, dalam artian kita …