Pertanyaan:Mau nanya hukum bai’at pemerintah, soalnya disebutkan siapa mati tanpa bai’at maka dia mati jâhiliyyah? Bagaimana dengan kita ini yang tidak pernah bai’at, apakah kita berdosa besar karena tidak lakukan kewâjiban? Jawaban:Kewajiban bai’at hanya kepada pemerintah Muslim yang pantas untuk dibai’at dan bai’atnya hanya pada kebaikan dan pada perkara yang dimampui oleh orang yang membai’at, Al-Bukhârî telah membuat suatu bâb …
Pertanyaan:Maaf sebelumnya, mau nanya Ustâdz, sebelumnya mau nanya: Apakah Allâh tetep menerima taubat seorang hamba-Nya yang kelewatan batas dan itu disengaja seperti onani dan lain-lain? Jawaban:Allâh telah menamai diri-Nya dan mensifati diri-Nya dengan Al-Ghafûr (Yang Maha Pengampun) dan At-Tawwâb (Yang Maha Selalu Menerima Taubat). Tatkala seorang hamba benar-benar bertaubat maka Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ akan menerima taubatnya dan memberi ampunan …
Tentu orang mu’min sejati akan khawatirkan dirinya pada akhir-akhir Ramadhân ini, jangan-jangan dirinya belum mendapatkan ampunan Allâh. Maka dari itu, ada tiga amalan penting sebagai penghapus dosa sebelum berpisah dengan Ramadhân:1) Shalat malam dengan bersungguh-sungguh.2) Memperbanyak istighfâr pada waktu sahur.3) Bersedekah kepada orang miskîn yang meminta ataupun yang tidak meminta.Berkata Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ: كَانُوا۟ قَلِیلࣰا مِّنَ ٱلَّیۡلِ مَا یَهۡجَعُونَ …
Amalan-amalan shâlih penutupnya adalah istighfâr, berkata Ibnu Rajab -semoga rahmat Allâh untuk kita dan untuk mereka berdua-: والاستغفار ختام الأعمال الصالحة كلها “Istighfâr adalah penutup terhadap amalan-amalan shâlih seluruhnya.”Beliau juga berkata: فكذلك ينبغي أن تختم صيام رمضان بالاستغفار “Maka demikianlah sepantasnya untuk menutup puasa Ramadhân dengan istighfâr.”Sungguh ‘Umar bin ‘Abdil ‘Azîz -semoga rahmat Alláh untuk kita dan untuk mereka berdua- …
Musibah dan ujian yang menimpa kita, akan terasa ringan apabila kita selalu mengingat nikmat-nikmat Allâh yang telah kita rasakan. وَإِن تَعُدُّوا۟ نِعۡمَةَ ٱللَّهِ لَا تُحۡصُوهَاۤۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَغَفُورࣱ رَّحِیمࣱ “Jika kalian menghitung-hitung nikmat Allâh maka kalian tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh Allâh benar-benar Ghafûr (Maha Pengampun) lagi Rahîm (Maha Penyayang).” [Surat An-Nahl: 18]. Abû Ahmad Muhammad Al-Khidhir pada malam Jum’at …
“Ilmu adalah buruan, menulis adalah ikatannya maka ikatlah buruanmu dengan tali yang kokoh.” (Hisyâm bin ‘Abdillâh Al-Limborî Rahimahumallâh). ⛵️ https://t.me/majaalisalkhidhir/6388 “Hargailah waktu dengan belajar,hargailah keringat kedua orang tua dengan belajar.” (Hisyâm bin ‘Abdillâh Al-Limborî). ⛵️ https://t.me/majaalisalkhidhir/6391 Hisyam bin Abdillah Al-Limbori berkata: “Sebaik-baik kisah adalah kisah di dalam Al-Qur’an dan di dalam As-Sunnah.” (Hisyâm bin ‘Abdillâh Al-Limborî). Hisyam bin Abdillah Al-Limbori …
Pertanyaan:Ustâdz, aku ingin keluarkan zakat fitrah ke seseorang tapi dia berjauhan denganku, apa boleh aku kirimkan uang kepadanya? Jawaban:Apabila Anda mengirimkan uang kepadanya dengan niat menyerahkan zakat fithrah maka itu menyelisihi syari’at, itu sama halnya dengan menyerahkan zakat fithrah berupa uang. Kecuali kalau Anda mengirimkan uang kepadanya lalu Anda katakan uang itu untuk belikan beras. Setelah itu Anda katakan kepadanya …
Pertanyaan:Kenapa setiap penentuan awal bulan hijriyyah selalu ada perselisihan dan perpecahan? Jawaban:Terjadinya perselisihan sampai menimbulkan perpecahan di kalangan kaum Muslimîn dalam penentuan awal bulan hijriyyah karena mereka tidak mengembalikan ke metode salaf dalam penentuannya. Metode salaf sangat mudah dan praktis dalam menentukan awal bulan hijriyyah yaitu hanya dengan menggunakan mata telanjang untuk melihat hilâl, jika terlihat maka mereka menetapkan sudah …
Pertanyaan:Mau nanya, adakah riwayat yang menerangkan nama asli dari Ummu Harâm, saudari Ummu Sulaim?Jazâkallâhu khairan. Jawaban:Kami tidak mendapati satu riwayatpun yang menerangkan tentang nama Ummu Harâm Radhiyallâhu ‘Anhâ, berkata Al-Imâm Ibnu ‘Abdil Barr Rahmatullâh ‘Alainâ wa ‘Alaihimâ: ﻻَ ﺃَﻗِﻒُ ﻟَﻬَﺎ ﻋَﻠَﻰ ﺍﺳْﻢٍ ﺻَﺤِﻴْﺢٍ “Aku tidak mendapati dia memiliki suatu nama yang shahîh.” Dengan demikian, kita katakan bahwa beliau masyhûr dengan …
Penanya:‘Afwân Ustâdz, mohon kereksiannya, ada seorang Ustâdz alumni Dârul Hadîts Dammâj mengatakan: “Biasa Ustâdz Abu Ahmad Al-Khidhir kalau di Dammâj disebut komandan, karena beliau mas’ûl (penanggung jawab) jaga, beliau mengatur jaga orang-orang Indonesia dan Malaysia, baik di saat aman dan lebih lagi di saat perang Syi’ah Rafidhah menyerang Dammâj. Dan di waktu perang besar menjelang Syî’ah Rafîdhah menaklukkan Dammâj, beliau …