Pertanyaan:Ustâdz saya mau tanya, shalat sunnah syurûq dan dhuhâ apakah beda? Adakah dalîl shalat syurûq? Jawaban:Shalat syurûq atau disebut pula shalat isyrâq itu termasuk ke dalam penamaan shalat dhuhâ, hanya saja terbedakan pada tempat, waktu dan jumlah raka’at. Dalîl shahîh telah menerangkan bahwa shalat isyrâq ini pelaksanaannya di masjid pada awal waktu dhuhâ dan jumlah raka’atnya sebanyak dua raka’at, berkata …
Pertanyaan:Ustâdz, bisakah shalat syurûq dilakukan di rumah? Jawaban:Shalat syurûq kaitannya dengan masjid sebagaimana shalat tahiyatul masjid, hanya saja untuk shalat syurûq ketentuannya dengan mengikuti shalat shubuh berjamâ’ah di masjid lalu duduk di masjid hingga matahari terbit, setelah itu melakukannya, telah teriwayatkan di dalam suatu hadîts: مَنْ صَلَّى صَلاةَ الصُّبْحِ فِي مَسْجِدِ جَمَاعَةٍ يَثْبُتُ فِيهِ حَتَّى يُصَلِّيَ سُبْحَةَ الضُّحَى، كَانَ كَأَجْرِ …
Pertanyaan:‘Afwân mau tanya, saya niat qadhâ puasa sampai selesai, di pertengahan saya lupa niat di malam hari, saya sahur saja. Apakah puasa saya sah tanpa niat di malam hari? Jawaban:Puasa qadhâ yang Anda lakukan sah karena Anda makan sahur, dengan makan sahurnya Anda itu merupakan perwujudan niat Anda. Dan waktu sahur masih terhitung malam, berkata Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ: كَانُوا۟ …
Pertanyaan:Apakah Majâlis Al-Khidhir menyediakan belajar menetap? Jawaban:Majâlis belum memiliki tempat untuk yang menetap, Majâlis sekarang ini masih menggunakan rumah kontrakan bulanan untuk kajian. Adapun beberapa orang santri yang dapat menetap itu karena disewakan rumah petakan bulanan, itu pun sangat terbatas hanya beberapa orang saja karena hanya satu rumah petakan yang dapat disewakan. Bagi yang ingin mendekat ke Majâlis hendaklah istikhârah …
Jangan pernah kamu menganggap remeh pengaruh orang bodoh, bisa jadi dengan harta dan kedudukannya atau apa yang dia miliki dapat menjerumuskanmu ke dalam kebinasaan: وَكَمْ مِنْ جَاهِلٍ أَرْدَىفَقِيهًا حِينَ وَاخَاهُ Betapa banyak orang bodoh telah menjerumuskanorang berilmu tatkala berteman dengannya. Fâidah dari Al-Ustâdz Muhammad Al-Khidhir pada hari malam Selasa tanggal 13 Syawwâl 1442 / 25 Mei 2021 di Kampung Tenggilis …
Pertanyaan:Izin bertanya: Apakah Majâlis Al-Khidhir masih menerima santri baru? Adakah pendaftaran dan syarat masuknya? Jawaban:Saat ini Majâlis kita belum memiliki sakan (tempat tinggal) untuk thullâb judud (para santri baru). Ada thullâb qudâmâ (para santri lama) enam orang, hanya saja mereka tinggal di rumah kontrakan petakan yang hanya bisa menampung sekitar lima atau enam orang saja. Oleh karena itu tatkala ada …
جَعَلَ رَبُّ العَالَمِينَ العَالِمِينَ حُرَّاسَ الدِّينِ، قَالَ النَّبِيُّ عَلَيهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: يَحْمِلُ هَذَا الْعِلْمَ مِنْ كُلِّ خَلَفٍ عُدُولُهُ يَنْفُونَ عَنْهُ تَحْرِيفَ الْغَالِينَ وَانْتِحَالَ الْمُبْطِلِينَ وَتَأْوِيلَ الْجَاهِلِينَ. رَوَاهُ أَحمَدُ “Rabb semesta alam menjadikan orang-orang berilmu sebagai para penjaga agama, berkata Nabî ‘Alaihish Shalatu was Salâm: “Akan membawa ilmu agama ini orang-orang terpercaya dari setiap generasi, mereka akan membantah penyimpangan orang-orang yang …
Pertanyaan:Ustâdz, izin bertanya tentang hukum prawakaf, gambarannya seseorang ingin mewakafkan tanahnya dengan aturan darinya yaitu dibangun dulu bangunan di atasnya, kalau ingin bangun madrasah maka bangun dulu madrasah lalu akan diwakafkan. Apakah ini boleh? Jawaban:Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam tatkala ingin membangun masjid maka beliau berkata kepada Banî An-Najjâr: يَا بَنِي النَّجَّارِ ثَامِنُونِي بِحَائِطِكُمْ هَذَا “Wahai Banî An-Najjâr, jualkan oleh …
Pertanyaan:Bolehkan bagi seseorang menjadikan ibunya sebagai pengurus cucunya dengan memberikan gaji yang cukup tinggi, dengan anggapan daripada memberikan gaji kepada orang lain? Jawaban:Tidaklah pantas bagi seseorang menugaskan ibunya untuk mengurus cucunya, meskipun memberikan gaji kepada ibunya dengan gaji yang besar, tidak wajar bagi seseorang menjadikan ibunya sebagai pengurus cucunya. Cukuplah sudah ibunya yang telah menyapih, mengasuh dan memelihara dirinya, jangan …
Pertanyaan:Kenapa banyak ustâdz Sunnah tidak berpoligami? Jawaban:Kita tidak mengetahui alasan setiap orang yang belum ingin berpoligami, namun di antara sebagian orang yang belum ingin berpoligami supaya lebih sempurna dalam memberikan perhatian terhadap anak-anaknya, dia tidak menginginkan anak-anaknya kurang mendapatkan perhatian dan kurang bimbingan dari dirinya sebagai teladan rumah tangga. Betapa banyak orang berkeinginan mengamalkan sunnah berpoligami namun menerlantarkan kewajiban, terkhusus …