Pertanyaan:Suami tidak mahir dalam sesuatu pekerjaan, istri mendesaknya sampai terjadi pertengkaran, isteri tidak berpuas hati kemudian keluar pergi ke rumah adik perempuanya yang telah berkeluarga dan menetap di sana tanpa izin suaminya, suami telah memujuknya dari HP tetapi isteri tetap tidak mau pulang bahkan langsung suruh memikirkan hubungan mereka, apakah harus bercerai?. Suami ingin pergi ke rumah adik perempuan iparnya …
Pertanyaan:Benarkah Ustādz, semua orang kalau sudah bikin bid’ah atau jatuh ke dalam bid’ah sudah sah dibilang hizbī? Bukankah begitu Ustādz penerapan Salafī kokohī? Seperti buka donasi itu dibid’ah hizbikan sama Salafī kokohī Ustādz?. Jawaban:Lihat pada bid’ahnya, kalau itu adalah bid’ah menurut Salafiyyūn Tsabitūn maka jangan ikut-ikutan membid’ahkan, karena salah satu dari koar-koar mereka adalah memerangi bid’ah sesuai versi mereka dan …
Pertanyaan:Kenapa itu Ustādz dengan Salafiyyūn Tsabitūn selalu risih bila lihat umat Muslim buka donasi, itu langsung disuuzhoni dan dianggap jual agama, biasa jadiin dalīl sama mereka ucapan Asy Syaikh Muqbil yang bilang begini kurang lebihnya: “Para Ahlus Sunnah tidak menjual ilmu dan dakwah mereka dengan dirham dan dinar. Bahkan terkadang harta datang kepada mereka dari para raja (penguasa) dan selain …
Pertanyaan:‘Afwān, izin tanya ke Ustādz. Ada dua orang bersaudara, si kakak dulu memberi, membelikan dan membiayai adiknya, lalu suatu hari kakaknya itu meminta kembali apa yang sudah diberikannya dan pemberiannya yang dulu kepada adiknya dijadikan sebagai hutang yang awalnya memang ikhlas memberi. Apa hukum meminta kembali apa yang sudah diberikan?.Dan apakah adiknya itu ada kewajiban mengembalikan pemberian itu kembali?. Jawaban:Meminta …
Pertanyaan:Ada tuntutan bahwa semua pengelola / orang yang berwenang / penangung jawab tempat umum seperti tempat ibadah (masjid/langgar) harus juga transparansi? Kendati pun itu masjid kelompok sendiri harus transparansi. Apakah dibenarkan secara hukum agama Ustādz?. Jawaban:Tatkala keadaan menuntut akan hal itu maka tidak masalah untuk transparansi, ketika diketahui ada yang korupsi maka tidak mengapa menggugatnya bahkan harus menggugatnya. Dahulu Salmān …
Pertanyaan:Semoga Ustādz dan keluarga dijauhkan dari segala keburukan, kami ingin menanyakan suatu hal Ustādz, banyak saya temui seseorang melakukan amalan kebaikan sesuai nilai-nilai Islām, yang didasari ikut ikutan, rasa tidak enak dengan yang lain atau takut dijadikan omongan, takut dicela kalau tidak ikut, yang sifatnya amalan tersebut bukan kewajiban dalam syariat Islām. Bagaimanakah hukum amalan tersebut dalam Islām. Jazākumullāhu khairan. …
Pertanyaan:Bagaimana sikap kita terhadap orang yang mengklaim kita terlalu memikirkan dunia dan tidak qana’ah ketika kita sedang berniaga? Padahal tujuan kita berniaga itu bukan untuk kepentingan diri kita semata, karena hanya itu yang bisa kita lakukan (supaya rencana kita suatu saat terwujud) tanpa harus diketahui orang lain?. Jawaban:Sikap kita adalah tetap bersabar, karena Allāh Tabāraka wa Ta’ālā telah katakan: وَجَعَلْنَا …
Pertanyaan:Akan ada pemimpin-pemimpin yang berkata dan beramal tanpa ilmu, dan solusi menghadapinya. Rasūlullāh Shallallāhu’alaihi Wasallam bersabda: أَلَا إِنِّي أُوشِكُ أَنْ أُدْعَى فَأُجِيبَ فَيَلِيَكُمْ عُمَّالٌ مِنْ بَعْدِي، يَقُولُونَ بِمَا يَعْلَمُونَ، وَيَعْمَلُونَ بِمَا يَعْرِفُونَ، وَطَاعَةُ أُولَئِكَ طَاعَةٌ، فَيَلْبَثُونَ كَذَلِكَ دَهْرًا، ثُمَّ يَلِيَكُمْ عُمَّالٌ مِنْ بَعْدِهِمْ، يَقُولُونَ مَا لَا يَعْلَمُونَ، وَيَعْمَلُونَ مَا لَا يَعْرِفُونَ، فَمَنْ نَاصَحَهُمْ، وَوَازَرَهُمْ، وَشَدَّ عَلَى أَعْضَادِهِمْ فَأُولَئِكَ قَدْ هَلَكُوا، …
Pertanyaan:Mana yang lebih utama menyendiri atau tetap sabar dengan lingkungan yang banyak fitnahnya? Jazâkallâhu khairan wa Bârakallâhu fîk. Jawaban:Orang yang bersabar di lingkungan yang banyak fitnah dan banyak kerusakan itu lebih utama daripada dia menyendiri, berkata Rasûlullâh Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam: ﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻦُ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻳُﺨَﺎﻟِﻂُ ﺍﻟﻨَّﺎﺱَ ﻭﻳَﺼْﺒِﺮُ ﻋَﻠَﻰ ﺃَﺫَﺍﻫُﻢْ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِﻦَ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻻَ ﻳُﺨَﺎﻟِﻂُ ﺍﻟﻨَّﺎﺱَ، ﻭَﻻَ َﻳَﺼْﺒِﺮُ ﻋَﻠَﻰ ﺃَﺫَﺍﻫُﻢْ “Orang beriman …
Tiga kalimat intisari hidup bermasyarakat: 1) Senantiasa bertakwa kepada Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ. 2) Menutup lembaran lama yang jelek dan membuka lembaran baru yang baik. 3). Tetap bergaul bersama manusia dengan akhlak yang mulia. Berkata Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam: اتَّقِ اللَّهَ حَيْثُمَا كُنْتَ وأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحسنةَ تَمْحُهَا، وخَالقِ النَّاسَ بخُلُقٍ حَسَنٍ “Bertakwalah kamu kepada Allâh di mana saja kamu …