MEMAKAN BUAH DI SAAT PERUT KOSONG

Membiasakan memakan buah di saat perut kosong merupakan cara terbaik untuk menetralisir racun dalam tubuh dan bisa terhindar dari gangguan pencernaan, dan di antara buah yang sangat cocok untuk dikonsumsi pada saat perut dalam keadaan kosong adalah korma.

BAYI YANG BARU LAHIR DITAHNIK DENGAN BUAH KORMA

Sudah menjadi kebiasaan Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam bila ada bayi yang baru lahir maka beliau mentahniknya dengan buah korma, berkata Abû Mûsâ Al-Asy’arî Radhiyallâhu ‘Anhu:

وُلِدَ لِي غُلاَمٌ، فَأَتَيْتُ بِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَمَّاهُ إِبْرَاهِيمَ، فَحَنَّكَهُ بِتَمْرَةٍ

“Dilahirkan untukku seorang bayi lalu aku membawanya kepada Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam maka beliau menamainya dengan Ibrâhîm lalu mentahniknya dengan korma.” Riwayat Al-Bukhârî.

Bayi yang baru lahir tentu masih memerlukan untuk beradaptasi dengan lingkungan barunya, ia dalam keadaan mendapati dirinya sudah berpisah dengan ibunya sehingga pasokan makanan instan dari ibunya sudah berhenti. Untuk bisa bertahan, ia harus mengandalkan pada sisa makanan yang masih tersimpan dalam tubuhnya, tentu jumlahnya akan terus berkurang. Pada saat ia masih di dalam rahim ibunya menjelang kelahirannya, dan pada saat keluarnya susu dari payudara ibunya itu pun membutuhkan waktu, sehingga cadangan makanan dalam tubuhnya akan cepat habis, bersamaan dengan itu, prosentase gula darah dalam darah juga ikut menurun. Oleh karena itu Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam mensunnahkan untuk mentahnik bayi yang baru lahir dengan buah korma karena buah korma dapat dihisap dengan cepat oleh pembuluh darah, sehingga dapat menjaga kadar gula dalam darah atau dapat meningkatkan kadarnya menjadi normal.

IBU YANG BARU MELAHIRKAN

Seorang ibu yang menjalani proses melahirkan bayinya tentu akan merasakan keletihan yang sangat dan benar-benar terkuras tenaganya sehingga sangat memungkinkan proses pencernaan di dalam perutnya akan bekerja dengan cepat yang mengakibatkan perutnya akan cepat kosong, dalam keadaan kosong seperti ini hendaklah memakan buah, di antara buah yang dianjurkan untuk dimakan adalah korma, dan Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ telah menjadikan buah korma sebagai rezki untuk Ummu ‘Îsâ Maryam Ash-Shiddîqah Radhiyallâhu ‘Anhâ dan Allâh memerintahkannya untuk memakannya:

وَهُزِّي إِلَيْكِ بِجِذْعِ النَّخْلَةِ تُسَاقِطْ عَلَيْكِ رُطَبًا جَنِيًّا. فَكُلِي وَاشْرَبِي وَقَرِّي عَيْنًا

“Goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya akan menggugurkan buah korma yang matang untukmu, lalu makan dan minumlah serta bersenang hatilah” [Surat Maryam: 25-26].

Fâidah dari kajian Al-Ustâdz Muhammad Al-Khidhir Hafizhahullâh wa Ra’âh pada Rabu 9 Jumadil Awwal 1440 / 15 Januari 2019 di Kemang Pratama 3 Bekasi.

⛵️ https://t.me/majaalisalkhidhir/2473