SEGALA KEJADIAN ADA HIKMAHNYA
Pertanyaan:
Kenapa Syaikh Muhammad balik ke Indonesia? Padahal di Yaman ‘ulamâ seperti beliau sangat dimuliakan.
Jawaban:
Qaddarallâhu wa Mâ Syâ Fa’al, kami kembali ke Tanah Air tentu memiliki hikmah yang banyak:
وَٱللَّهُ یَعۡلَمُ وَأَنتُمۡ لَا تَعۡلَمُونَ
“Allâh Yang mengetahui sedangkan kalian tidak mengetahui.” [Surat Al-Baqarah: 216].
Dahulu kami berpegang dengan nasehat Abul ‘Abbâs Harmîn Rahmatullâh ‘Alainâ wa ‘Alaih untuk lama menuntut ilmu di Dârul Hadîts Dammâj, Alhamdulillâh ‘alâ kulli hâl kami hanya bisa menuntut ilmu di Dârul Hadîts Dammâj sekitar 6 tahunan, dikarenakan Dammâj jatuh ke tangan Syî’ah-Râfidhah setelah melewati jihâd yang lama dalam melawan Syî’ah-Râfidhah. Kamipun hijrah meninggalkan Dammâj menuju Madînah Sakaniyah Sa’awân di Sana’â dan kami menetap di Jâmi’ As-Sunnah Saa’wân, Alhamdulillâh kami bisa menuntut ilmu di sana hanya beberapa bulan. Setelah itu kami pindah ke Jâmi’ Al-Fath Baihân, beberapa bulan kemudian tentara pemberontak Syî’ah-Râfidhah datang menahan para penuntut ilmu yang berasal dari luar negeri Yaman, dan kami termasuk pula dari orang-orang yang ditahan oleh mereka, lalu kami di penjara selama beberapa hari. Alhamdulillâh di dalam penjara ini kami diberi kemudahan untuk beribadah, saling menasehati antara sesama dan bahkan kami sempat menuliskan suatu tulisan dalam satu lembar yang kami namai dengan “Kitâbut Tawakkuli wa Fadhlih”, di saat orang-orang yang dipenjara dilarang membawa pena dan buku, namun ketika itu kami dapatkan sebuah pena dan selembar kertas di dalam penjara, Walhamdulillâh.
Setelah beberapa hari kami di penjara, kemudian datang KBRI membebaskan kami lalu kami dipulangkan bersama WNI lainnya. Kami dipulangkan dengan naik Bis menuju Hudaidah Yaman, lalu ke Jîzân KSA, kemudian dari Jîzân kami naik pesawat TNI AU menuju Bandara Muskat Oman dan kami menginap sehari semalam di salah satu penginapan di Salalah Oman, kemudian kami ke Tanah Air.
Dijawab oleh:
Al-Ustâdz Muhammad Al-Khidhir Hafizhahullâh wa Ra’âh pada hari Ahad tanggal 12 Dzulhijjah 1440 / 2 Agustus 2020 di Maktabah Al-Khidhir Bekasi.