KEKHUSUSAN PUASA MUHARRAM
Pertanyaan:
Puasa apa saja yang menjadi kekhususan pada bulan Muharram?
Jawaban:
Puasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram itu yang menjadi kekhususan pada bulan Muharram, sebagaimana disebutkan di dalam riwayat Muslim dari ‘Abdullâh bin ‘Abbâs Radhiyallâhu ‘Anhumâ:
ﺣِﻴﻦَ ﺻَﺎﻡَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻳَﻮْﻡَ ﻋَﺎﺷُﻮﺭَﺍﺀَ ﻭَﺃَﻣَﺮَ ﺑِﺼِﻴَﺎﻣِﻪِ، ﻗَﺎﻟُﻮﺍ: ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺇِﻧَّﻪُ ﻳَﻮْﻡٌ ﺗُﻌَﻈِّﻤُﻪُ ﺍﻟْﻴَﻬُﻮﺩُ ﻭَﺍﻟﻨَّﺼَﺎﺭَﻯ . ﻓَﻘَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ: ﻓَﺈِﺫَﺍ ﻛَﺎﻥَ ﺍﻟْﻌَﺎﻡُ ﺍﻟْﻤُﻘْﺒِﻞُ ﺇِﻥْ ﺷَﺎﺀَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺻُﻤْﻨَﺎ ﺍﻟْﻴَﻮْﻡَ ﺍﻟﺘَّﺎﺳِﻊَ
“Di saat Rasûlullâh Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam puasa pada hari ‘Âsyûrâ’ dan memerintahkan untuk berpuasa padanya maka para sahabat berkata: “Wahai Rasûlullâh! Sesungguhnya hari ini adalah hari yang diagungkan oleh orang-orang Yahûdî dan Nashrânî?”. Maka Rasûlullâh Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam berkata: “Tahun depan Insyâ Allâh kita akan puasa pada hari yang kesembilan.”
Berkata ‘Abdullâh bin ‘Abbâs Radhiyallâhu ‘Anhumâ:
ﻓَﻠَﻢْ ﻳَﺄْﺕِ ﺍﻟْﻌَﺎﻡُ ﺍﻟْﻤُﻘْﺒِﻞُ ﺣَﺘَّﻰ ﺗُﻮُﻓِّﻰَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ
“Tidaklah sampai masuk pada tahun depan kecuali Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam telah wafat.”
Dijawab oleh:
Al-Ustâdz Muhammad Al-Khidhir Hafizhahullâh wa Ra’âh pada 1 Muharram 1439 di Kemang Pratama 3 Bekasi.