AL-MASÎH ‘ÎSÂ ‘ALAIHISH SHALÂTU WAS SALÂM MENGKARI SALÎB

Pertanyaan:
Apakah boleh menggunakan huruf “t” yang ujung huruf kakinya lurus sehingga berbentuk salib, karena terkadang kita dapati di faedah-faedah tulisan atau gambar yang punya huruf T-nya berbentuk salib?

Jawaban:
Kami nasehatkan kepada kami dan kepada yang menulis semoga Allâh mengampuni kita, ketika kita akan menulis, hendaknya kita melihat font-nya, karena terkadang seseorang tanpa menyadari telah keliru dalam memilih font sehingga memasukan simbol atau lambang salib ke dalam tulisannya.
Simbol atau gambar salib termasuk dari syi’ar orang-orang Nashârâ yang hendak kita lenyapkan dari kita.
Nabiullâh ‘Îsâ bin Maryam ‘Alaihish Shalâtu was Salâm tatkala diturunkan ke muka bumi menjelang hari kiamat nanti, yang pertama-tama beliau lakukan dalam mengingkari kemungkaran adalah mematahkan salib. Demikian pula Rasûlullâh Muhammad ‘Alaihish Shalâtu was Salâm memerintahkan untuk meniadakan salib, berkata ‘Adî bin Hâtim Radhiyallâhu ‘Anhu:

أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَفِي عُنُقِي صَلِيبٌ مِنْ ذَهَبٍ فَقَالَ: يَا عَدِيُّ اطْرَحْ عَنْكَ هَذَا الْوَثَنَ

“Aku datang menemui Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam dan di leherku ada salib terbuat dari emas maka beliau berkata: Wahai ‘Adî lepaskan berhala ini darimu.”

Kita sebagai Ahlu Tauhîd hendaklah mengupayakan semaksimal mungkin agar simbol atau lambang salib tidak ada di dalam rumah kita dan tidak pula di media-media serta di fasilitas-fasilitas kita.
Allâhul Musta’ân.

Dijawab oleh:
Muhammad Al-Khidhir pada tanggal 7 Jumâdal Ûlâ 1438 di Binagriya Pekalongan.

⛵️ https://t.me/majaalisalkhidhir/6180