SETELAH KESULITAN PASTI KEMUDAHAN
Pertanyaan:
Ustâdz ini maksudnya apa ya:
“Bergembiralah sungguh kemudahan itu sudah dekat.”
Jawaban:
Maksudnya dengan adanya ujian berupa kesulitan dan kekurangan yang kita rasakan maka itu bertanda bahwa kemudahan dan kecukupan untuk kita semakin dekat, berkata Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ:
اَمْ حَسِبْتُمْ اَنْ تَدْخُلُوا الْجَـنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُمْ مَّثَلُ الَّذِيْنَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْ ۗ مَسَّتْهُمُ الْبَأْسَآءُ وَالضَّرَّآءُ وَزُلْزِلُوْا حَتّٰى يَقُوْلَ الرَّسُوْلُ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مَعَهٗ مَتٰى نَصْرُ اللّٰهِ ۗ اَلَاۤ اِنَّ نَصْرَ اللّٰهِ قَرِيْبٌ
“Apakah kalian mengira bahwa kalian akan masuk Surga, padahal belum datang ujian kepada kalian sebagaimana yang dirasakan oleh orang-orang terdahulu sebelum kalian. Mereka ditimpa kemelaratan, penderitaan, dan diguncang berbagai ujian sehingga Rasûl dan orang-orang yang beriman bersamanya berkata: Kapankah datang pertolongan Allâh? Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allâh itu dekat.” (Surat Al-Baqarah: 214).
Dijawab oleh:
Muhammad Al-Khidhir pada hari Rabu 4 Dzulhijjah 1439 di Kemang Pratama Bekasi.