MEMBUKTIKAN TAUBAT DENGAN RAJIN MELAKSANAKAN SHALAT

Pertanyaan:
Saya mau tanya, saya tidak pernah shalat dari waktu saya haid pertama kali, tapi saya ingin taubat. Saya sekarang Alhamdulillâh rajin shalat lima waktu, bagaimana cara saya mengganti shalat-shalat yang sebelumnya saya tinggalkan?
Lalu bagaimana tata cara shalat taubatnya mohon dibantu. Terima kasih.

Jawaban:
Tidak perlu mengganti shalat, karena dengan shalatmu sekarang, yang kamu lakukan dengan rajin itu sebagai bentuk taubatmu, berkata Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ:

فَإِنْ تَابُوا وَأَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَءَاتَوُا الزَّكٰوةَ فَإِخْوٰنُكُمْ فِى الدِّينِ

“Jika mereka bertaubat, mereka melaksanakan shalat, dan menunaikan zakat maka mereka itu adalah saudara-saudara kalian seagama.” (Surat At-Taubah: 11).
Yakni di antara bentuk taubat seseorang adalah menjaga shalat lima waktunya.

Dahulu para Shahabiyyah yang masuk Islâm setelah hijrah ke Madînah, mereka tidak diperintah untuk mengganti shalat yang dulu mereka tidak lakukan sebelum masuk Islâm. Juga yang masuk Islâm di luar Makkah dan Madinah yang mereka belum mengetahui kewajiban shalat sehingga mereka tidak shalat, tatkala sudah sampai pengajaran dan bimbingan tentang shalat kepada mereka, merekapun shalat. Dan mereka tidak diperintah untuk mengganti shalat yang dahulu mereka tidak lakukan sebagaimana mereka tidak diperintah pula untuk mengganti shalat di saat mereka haid, berkata ‘Ãisyah Radhiyallâhu ‘Anhu:

قَدْ كَانَتْ إِحْدَانَا تَحِيضُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ لاَ تُؤْمَرُ بِقَضَاءٍ

“Sungguh salah seorang di antara kami haid pada zaman Rasûlullâh Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam kemudian tidak diperintah untuk mengganti shalat.” Riwayat Al-Bukhârî dan Muslim.

Dijawab oleh:
Muhammad Al-Khidhir pada hari Jum’at, 7 Ramadhân 1443 / 8 April 2022 di Cipancur Klapanunggal Bogor.

⛵️ https://t.me/majaalisalkhidhir/6337