SUNNAH SEPERTI KAPAL NÛH

السُّنَّةُ كَسَفِيْنَةِ نُوْحٍ

Pertanyaan:
Adakah hadîts yang bilang bahwa keturunan Nabî seumpama bahtera Nûh, siapa yang tidak bersama mereka maka tenggelam seperti anak Nûh dan umatnya?

Jawaban:
Ada suatu hadîts yang lafazhnya:

ﻣَﺜَﻞُ ﺃَﻫْﻞِ ﺑَﻴْﺘِﻲ كَسَفِيْنَةِ ﻧُﻮﺡٍ، ﻣَﻦْ ﺭَﻛِﺐَ ﻓِﻴﻬَﺎ ﻧَﺠَﺎ، ﻭَﻣَﻦْ ﺗَﺨَﻠَّﻒَ ﻋَﻨْﻬَﺎ ﻏَﺮِﻕَ

“Perumpamaan Ahlul Baitku seperti kapal Nûh, barangsiapa yang naik di dalamnya maka akan selamat dan barangsiapa yang ketinggalan maka akan tenggelam.”
Namun tidak ada satu pun hadîts yang shahih yang lafazhnya seperti lafazh tersebut, bahkan Al-Wâdi’î Rahmatullâh ‘Alaih di dalam “Al-Makhraj Minal Fitan” telah menyebutkan hadits tersebut termasuk dari hadîts-hadîts bâthil.

Berkata Ibnu Bâzz Rahmatullâh ‘Alaih:

ﻟَﻴْﺲَ ﺑِﺼَﺤِﻴْﺢٍ، ﻫَﺬَﺍ ﺣَﺪِﻳْﺚٌ ﻣَﻮْﺿُﻮْﻉٌ

“Hadîts ini tidaklah shahîh, ini adalah hadîts palsu.”

Hadîts tersebut secara sanad tidak ada yang shahîh, dan secara makna pun tidak benar, karena letak keselamatan itu bukan dilihat kepada kebersamaan dengan Ahlul Bait, tidak pula kebersamaan dengan ‘Ulamâ’ dari kalangan Ahlul Bait dan tidak pula kebersamaan dengan suatu kelompok yang mengklaim paling benar sendiri, namun keselamatan itu dilihat dan dapat diraih dengan mengikuti sunnah Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam, siapa yang tidak mengikuti sunnah Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam maka dia tidak akan bisa selamat:

ﺗَﺮْﺟُﻮ ﺍﻟﻨَّﺠَﺎﺓَ ﻭَﻟَﻢْ ﺗَﺴْﻠُﻚْ ﻣَﺴَﺎﻟِﻜَﻬَﺎ
ﺇِﻥَّ ﺍﻟﺴَّﻔِﻴْﻨَﺔَ ﻻَ ﺗَﺠْﺮِﻱ ﻋَﻠﻰَ ﺍﻟْﻴَﺒَﺲِ

“Kamu mengharapkan keselamatan namun kamu tidak menempuh jalan-jalannya
Sesungguhnya kapal tidak akan berlayar di atas tempat yang kering.”

Permisalan yang tepat dan benar tentang kapal Nûh adalah sunnah Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam, sebagaimana disebutkan di dalam suatu atsar dari Mâlik bin Anas Rahmatullâh ‘Alaih:

ﺍﻟﺴُّﻨَّﺔُ كَسَفِيْنَةِ ﻧُﻮﺡٍ، ﻣَﻦْ ﺭَﻛِﺐَ ﻓِﻴﻬَﺎ ﻧَﺠَﺎ، ﻭَﻣَﻦْ ﺗَﺨَﻠَّﻒَ ﻋَﻨْﻬَﺎ ﻏَﺮِﻕَ

“Sunnah seperti kapal Nûh, barangsiapa yang menaikinya maka dia selamat dan barangsiapa yang tertinggal darinya maka dia tenggelam.”

Dijawab oleh:
Muhammad Al-Khidhir pada hari Selasa, 23 Jumâdil Awwal 1440 / 29 Januari 2019 di Kemang Pratama 3 Bekasi.

⛵️ https://t.me/majaalisalkhidhir/2518

Dengarkan audio di: https://t.me/majaalisalkhidhir/2517