WASÂIL DA’WAH TAUQÎFIYYAH, RASÛL TIDAK AKAN SALAH PADANYA

Pertanyaan:
Ustâdz, apa bisa dibenarkan perkataan bahwa Nabî pernah salah dalam wasâil da’wah?.

Jawaban:
Perkataan bahwa Nabî pernah salah dalam wasâil da’wah merupakan perkataan yang berlebihan dan menyeleweng, kita khawatirkan orang yang mengatakannya akan mendapatkan fitnah, karena itu perkataan yang teranggap muncul belakangan, sementara di zaman salaf telah jelas ibarat mereka dalam perkataan, di antaranya:

الأنبياء معصومون عن الكبائر دون الصغائر

“Para Nabî itu terjaga dari dosa-dosa besar selain dari dosa-dosa kecil.”
Tatkala ada yang mengatakan bahwa Nabî salah dalam wasâil da’wah maka dapat dianggap ini perkataan baru, terlebih lagi perkataan tersebut pada wasâil da’wah yang termasuk tauqîfiyyah, Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ telah katakan kepada Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam:

قُلۡ هَـٰذِهِۦ سَبِیلِیۤ أَدۡعُوۤا۟ إِلَى ٱللَّهِۚ عَلَىٰ بَصِیرَةٍ أَنَا۠ وَمَنِ ٱتَّبَعَنِیۖ وَسُبۡحَـٰنَ ٱللَّهِ وَمَاۤ أَنَا۠ مِنَ ٱلۡمُشۡرِكِینَ

“Katakanlah wahai Ar-Rasûl: Ini adalah jalanku, aku menyeru kepada Allâh di atas keterangan ilmu, aku dan orang-orang yang mengikutiku. Maha Suci Allâh dan aku tidak termasuk dari orang-orang musyrik.” [Surat Yûsuf: 108].

Tatkala dimunculkan perkataan bahwa Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam salah dalam wasâil da’wah maka tentu akan menimbulkan banyak tanggapan, maka wajar saja kalau Asy-Syaikh Shâlih Al-Fauzân ‘Afallâhu ‘Annâ wa ‘Anhu katakan:

الذي يقول: الرسول أخطأ في وسائل الدعوة، هذا يعتبر ردة عن الإسلام، الذي يخطئ الرسول في شرعه وما جاء به هذه ردة عن الإسلام، نسأل الله العافية 

“Yang mengatakan: “Ar-Rasûl salah dalam wasâil da’wah”, ini teranggap murtad dari Islâm. Yang mengatakan Ar-Rasûl salah pada syari’atnya dan pada apa yang beliau bawa dengannya, ini adalah kemurtadan dari Islâm. Kita memohon keselamatan kepada Allâh.”

Dijawab oleh:
Muhammad Al-Khidhir.

⛵️ https://t.me/majaalisalkhidhir/3408