HUKUM BERTAWASSUL DENGAN KEDUDUKAN ORANG SHÂLIH YANG TELAH WAFAT
Pertanyaan:
Maaf Ustâdz, mau tanya bagaimana hukum berdoa dengan kata-kata seperti di bawah ini: “Yâ Allâh dengan kemulian hamba-Mu yang shâlih Asy-Syaikh ‘Abdul Qâdir Al-Jailânî aku memohon kepada-Mu, mudahkanlah segala urusanku.”
Apakah doa seperti itu syirik atau hanya bid’ah saja?.
Mohon penjelasannya Ustâdz.
dengarkan jawabannya di channel telegram: