RASA TAKUT DARI TIDAK DITERIMANYA AMALAN

Semua orang tentu akan dapati Lailatul Qadr sesuai kadar kesungguhan mereka, karena Lailatul Qadr waktunya dari tenggelam matahari hingga terbit fajar. Namun apakah amalan mereka diterima di saat Lailatul Qadr itu?. Ini yang menjadi tugas bagi setiap orang yang menginginkan Lailatul Qadr. Para Shahabat Radhiyallahu ‘Anhum sangat takut kalau amalan-amalan mereka tidak diterima, padahal mereka dalam beramal itu penuh imanan wahtisaban, dalam beramal mereka tidak melakukannya atas dasar pendapat orang namun mereka melakukannya sesuai yang mereka lihat dan saksikan dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan mereka melakukannya dengan penuh ikhlas. Padahal mereka tidak mencampuradukkan keimanan dengan kesyirikan. Padahal mereka tidak menganggap ahli syirk sebagai saudara mereka seiman dan seagama. Namun mereka sangat takut kalau amalan-amalan mereka tidak diterima. Ibu kita Ummul Mu’minin ‘Aisyah Ash-Shiddiqah bintu Ash-Shiddiq Radhiyallahu ‘Anhuma berkata:

سألتُ رسولَ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم عن هذه الآيةِ {وَالَّذِينَ يُؤْتُونَ مَا آتَوْا وَقُلُوبُهُمْ وَجِلَةٌ}. قالت عائِشةُ: أهم الذين يَشرَبونَ الخَمرَ ويَسرِقونَ؟ قال: لا يا بِنتَ الصِّديقِ، ولكِنَّهم الذين يصومون ويُصَلُّونَ ويتصَدَّقون وهم يخافون ألَّا تُقبَلَ منهم، أولئك الذين يسارِعونَ في الخيراتِ وهم لها سابِقونَ

”Aku bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tentang ayat ini: “Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut.” [Surat Al-Mu’minun: 60]. Berkata ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha: “Apakah mereka adalah orang-orang yang meminum khamr (minuman keras) dan mereka mencuri?”. Beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berkata: “Bukan, wahai puteri Ash-Shiddiq. Akan tetapi mereka adalah orang-orang yang berpuasa, melaksanakan shalat dan bersedekah, namun mereka takut dari amalan mereka tidak akan diterima. Mereka itulah orang-orang yang bersegera dalam melakukan berbagai kebaikan dan mereka itu berlomba-lomba dalam melakukannya.” Riwayat Ibnu Majah serta At-Tirmidzi dan ini adalah lafazhnya.

(Muhammad Al-Khidhir)

⛵️ https://t.me/majaalisalkhidhir/9157