KEUTAMAAN BERSEDEKAH DIAM-DIAM DAN DO’A UNTUKNYA
Pertanyaan:
Ustadz, kalau ada paket kayak gini, tanpa diketahui pengirimnya tapi jelas sekali penerimanya Ustadz. Apakah ini bisa dibilang syubhat atau halal?.
Jawaban:
Halal bagi yang bukan ahlu bait Nabi ‘Alaihimush Shalatu was Salam, karena mereka diharamkan memakan sedekah, adapun kita halal, karena itu sedekah dari salah seorang ikhwah kita yang beliau niat bersedekah secara diam-diam, Insya Allah beliau akan mendapatkan keutamaan yang disebutkan oleh Nabi ‘Alaihish Shalatu was Salam:
سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمْ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ
“Ada tujuh golongan yang Allah menaungi mereka dalam naungan-Nya pada hari kiamat, pada hari ketika tidak ada naungan kecuali naungan-Nya.”
Beliau sebutkan di antara mereka adalah:
وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ فَأَخْفَاهَا حَتَّى لَا تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا صَنَعَتْ يَمِينُهُ
“Seseorang yang bersedekah dalam keadaan sembunyi-sembunyi hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diperbuat oleh tangan kanannya.”
Tatkala keberadaannya demikian, maka tidak perlu bagi kita untuk mencari tahu siapa sebenarnya yang mengirimkan sedekah itu, jangankan kita, tangan kirinya atau ibarat dari orang terdekatnya saja tidak mengetahui amalan shalihnya itu maka yang terbaik bagi kita tidak perlu menelusuri atau menanyakan siapa pengirimkan, bagi kita adalah mendo’akan:
اللهم بارك له فيما رزقته، واغفر له وارحمه
“Ya Allah limpahkan keberkahan untuknya pada apa-apa yang telah Engkau rezkikan kepadanya, berilah ampunan kepadanya dan rahmatilah dia.”
Ditambahkan pula dengan do’a:
جزاه الله خير الجزاء وعوضه خيرا وبارك فيه وفي أولاده وماله
“Semoga Allah membalasnya dengan sebaik-baik balasan dan memberinya ganti dengan yang lebih baik serta memberi keberkahan kepadanya, kepada anak-anaknya dan hartanya.”