DUDUK TAWARRUK ADALAH DUDUK PEMBEDA ANTARA DUA DUDUK TASYAHHUD

Pertanyaan:
Pendapat yang rajih berkenaan posisi duduk pada tahiyat yang ada satu salam saja, apakah tawarruk atau iftirasy?.

Jawaban:
Yang rajih tentang duduk tahiyat pada shalat yang hanya satu salam adalah duduk tawarruk, karena duduk tawarruk adalah alamat atau tanda yang menunjukkan kalau duduk tersebut adalah duduk yang ada salamnya. Duduk tawarruk adalah duduk pembeda antara duduk tahiyat yang ada salamnya dan duduk yang tidak ada salamnya. Abu Humaid As-Sa’idi salah seorang Sahabat Nabi ‘Alaihimush Shalatu was Salam telah menerangkannya, beliau berkata:

حتى كانت الركعةُ التي تنقضي فيها صلاتُهُ أو ينقَضي فيها التَّسليمُ أَخَّرَ رجلَهُ اليسرى وقعد على شِقِّهِ مُتَوَرِّكًا ثم سلَّمَ

“Tatkala sudah pada raka’at yang berakhirnya shalat beliau atau pada raka’at yang ada padanya salam maka beliau menyilangkan kakinya yang kiri dan beliau duduk di atas betisnya dalam keadaan duduk tawarruk kemudian beliau salam.”
Atas dasar hadits tersebut, Al-Imam Asy-Syafi’i Radhiyallahu ‘Anhu wa Rahimah mengatakan:

يسن التورك في كل تشهد يسلم فيه

“Disunnahkan duduk tawarruk pada setiap tasyahhud yang ada salam padanya.”

[Muhammad Al-Khidhir Ghafarallahu Lahu wa Radhiya ‘Anhu].

⛵️ https://t.me/majaalisalkhidhir/11672

⛵️ https://whatsapp.com/channel/0029Vb15hbQD8SDy7cwy460C/566