BACAAN IMAM DAN MA’MUM SETELAH BANGKIT DARI RUKU’

Pertanyaan:
Sikap yang benar tatkala kita sebagai ma’mum menjumpai i’tidal, apa yang kita baca?. Apakah sama yang diucapkan imam dengan mengucapkan Sami’allahu Liman Hamidah atau hanya membaca Rabbana Walakal Hamdu?.

Jawaban:
Tidak sama yang diucapkan oleh imam dan ma’mun, imam mengucapkan: “Sami’allahu Liman Hamidah” dan ma’mun mengucapkan: “Rabbana Walakal Hamdu”, sebagaimana Al-Bukhari telah meriwayatkan di dalam “Shahih”nya, beliau berkata:

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ قَالَ: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ سُمَيٍّ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِذَا قَالَ الإِمَامُ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ. فَقُولُوا اللَّهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ. فَإِنَّهُ مَنْ وَافَقَ قَوْلُهُ قَوْلَ الْمَلاَئِكَةِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ.

“Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah bin Yusuf, beliau berkata: Telah mengkhabarkan kepada kami Malik dari Sumayyi dari Abu Shalih dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berkata: “Jika imam mengucapkan “Sami’allahu Liman Hamidah” maka ucapkanlah oleh kalian: “Allahumma Rabbana Walakal Hamdu”, karena sesungguhnya siapa yang bersesuaian ucapannya dengan ucapan malaikat maka diampuni baginya terhadap dosanya yang telah lalu.”
Pada dalil tersebut menerangkan bahwa yang mengucapkan “Sami’allahu Liman Hamidah” hanyalah imam. Adapun para ma’mum maka mereka mengucapkan: “Allahumma Rabbana Walakal Hamdu” atau pada suatu lafazah dalam “Shahihul Bukhari: “Rabbana Walakal Hamdu” atau lafazh: “Rabbana Lakal Hamdu.”
Dan Al-Bukhari telah mengemukan mazhhabnya tentang masalah tersebut di dalam suatu bab, beliau katakan:

باب مَا يَقُولُ الإِمَامُ وَمَنْ خَلْفَهُ إِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنَ الرُّكُوعِ

“Bab apa yang diucapkan oleh ma’mum dan siapa saja yang di belakangnya jika telah mengangkat kepalanya dari ruku’.”

⛵️ https://whatsapp.com/channel/0029Vb15hbQD8SDy7cwy460C/567