BEDA JIHAD AHLUT TAUHID DENGAN AHLUL IRJA’

Pertanyaan:
Bagaimana menanggapi syubhat murji’ah bahwasanya kalangan mereka tidak hanya Ahlul Hadits tapi juga ikut mereka berjihad dan memfatwakan jihad?.

Jawaban:
Beda jihadnya Ahlut Tauhid dengan Ahlul Ijra’, banyak sekali perbedaan jihad antara keduanya, di antaranya:
1). Ahlut Tauhid berjihad di bawah bendera Tauhid, mereka berperang untuk menjadikan tinggi kalimat Allah dan menegakkan hukum-Nya. Sedangkan Ahlul Irja’ berjihad di bawah bendera ‘ashabiyyah, mereka berperang untuk mengokohkan hukum selain hukum Allah, berkata Abu Musa Al-Asy’ari semoga Allah meridhainya:

جاء رجلٌ إلى رسولِ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم فقال: الرَّجلُ يُقاتِلٌ حميَّةً ويُقاتِلُ شجاعةً ويُقاتِلُ رياءً فأنَّى ذلك في سبيلِ اللهِ؟ قال: مَن قاتَل لتكونَ كلمةُ اللهِ هي العليا فهو في سبيلِ اللهِ

“Datang seseorang kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam lalu bertanya: “Seseorang berperang karena fanatisme kebangsaan, seseorang berperang karena kenekatan dan seseorang berperang karena riya’, manakah dari niat itu fi Sabilillah?. Beliau menjawab: “Siapa yang berperang supaya meninggikan Kalimatullah maka dia fi Sabilillah.”

2). Ahlut Tauhid mengambil peluang untuk berjihad, mencari keutamaan jihad dan mengharapkan mati syahid, sedangkan Ahlul Irja’ lari dari jihad dengan memfokuskan hanya pada ilmu dan dakwah. Adapun urusan jihad maka mereka serahkan kepada para wali demokrasi atau wali ummah muttahidah, kalau pun mereka terpaksa untuk harus berjihad maka mereka siap di bawah komando wali tersebut atau bersama-sama dengan mereka dalam memerangi musuh-musuh mereka.

[Muhammad Al-Khidhir Ghafarallahu Lahu wa Radhiya ‘Anhu].

⛵️ https://t.me/majaalisalkhidhir/12898
⛵ https://whatsapp.com/channel/0029Vb15hbQD8SDy7cwy460C/1243