FITNAH TANAH

Harta yang fitnahnya dahsyat adalah tanah, makanya Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam katakan:

مَنْ اقْتَطَعَ شِبْرًا مِنْ الْأَرْضِ ظُلْمًا طَوَّقَهُ اللَّهُ إِيَّاهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ سَبْعِ أَرَضِينَ

“Siapa yang mengambil sejengkal tanah secara zhalim maka Allah akan menghimpitnya pada hari Kiamat dengan tujuh bumi.”
Ini tentang sejengkal tanah orang lain yang diambil oleh seseorang, sangat mengerikan ancamannya, sungguh betapa beratnya. Lalu bagaimana dengan mengambil semeter, sepuluh meter, seratus meter, seribu meter?!.
Kita sebutkan tanah merupakan harta yang fitnahnya besar, karena sudah banyak kejadian, di antaranya beberapa bulan yang lalu seorang laki-laki rela mengusur rumah adik perempuannya melalui kekuatan pihak berwenang setelah memenangkannya di persidangan, menurutnya itu tanah warisan untuknya, tapi ditempati oleh adik perempuannya. Akhirnya perkaranya sampai ke persidangan, setelah merasa menang yang tentu menghabiskan biaya tidak sedikit, ditambah lagi menyewa alat berat untuk menggusur rumah yang pasti dibangun dengan biaya besar. Andaikan mengandalkan akal sehat, mending pasrahkan saja ke adik perempuannya daripada harus habiskan banyak biaya dan membuat kerusakan hingga merugikan adik perempuannya. Secara perhitungan akal sehat, biaya yang dihabiskan untuk persidangan dan lain-lain itu bisa untuk beli tanah baru, apalagi tanah di desa seperti itu tentu masih murah. Namun itulah fitnah harta, gara-gara tanah sampai berujung permusuhan dan pemutusan silaturrahim, padahal ini masih hubungan saudara serahim, maka bagaimana dengan yang tidak punya hubungan serahim?. Maka hendaklah selalu tetap berhati-hati dari fitnah seperti itu, terkadang memang seseorang sebelumnya menganggap remeh harta seperti itu, namun di kemudian hari bisa akan ada keinginan lain, terutama di saat muncul rasa ketidaksukaan. Kita saat mendapati kasus adik kakak yang bersengketa masalah tanah seperti itu, kita menganggap itu sangat memalukan sekali. Wallahul Musta’an. Tapi memang begitulah fitnah.

اللهُم إنا نعُوذ بك منَ الفتن ما ظهَر منها وَما بطَن، اللَّهُمَّ اكْفِنَا بحلالِك عن حرامِك وأغْنِنَا بفَضْلِك عمَّن سِواك

“Ya Allah, sungguh Kami berlindung kepada-Mu dari berbagai fitnah yang nampak dan yang tidak nampak. Ya Allah cukupkanlah kami dengan yang halal dan jauhkanlah kami dari yang haram, dan berilah kecukupan kepada kami dengan karunia-Mu dari bergantung kepada selain-Mu.”

⛵ https://whatsapp.com/channel/0029Vb15hbQD8SDy7cwy460C/1541
⛵ https://t.me/majaalisalkhidhir/13262