BERPUASA SESUAI RU’YAH HILAL DI NEGERI SENDIRI
Pertanyaan:
Mereka yang berpegang kepada madzhab Ibnu ‘Abbas tidak mencukupkan dengan terlihat hilal di negeri lain, melainkan mengikuti terlihatnya hilal di negeri sendiri, apakah jadi tidak boleh puasa hari ini karena tidak terlihat hilal dengan kasat mata di negeri Indonesia dan negeri tetangganya? Dan menurut info peta visibilitas hilal 1447 bahwa hilal memang tidak bisa terlihat tadi (Rabu sore malam Kamis 19 Februari 2026 ini) untuk Indonesia, Malaysia dan negara tetangganya di bagian Timur.
Jawaban:
Ada keluasan bagi yang tidak ingin puasa hari ini karena jelas pegangannya sesuai dengan yang diamalkan oleh ‘Abdullah bin ‘Abbas Radhiyallahu ‘Anhuma, saat beliau ditanya oleh Kuraib bin Abi Muslim:
ألا تكتفي برؤية معاوية والناس
“Tidakkah engkau mencukupkan dengan ru’yah hilal Mu’awiyah dan orang-orang di Syam?.”
Beliau menjawab:
لا، هكذا أمرنا الرسول صلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
“Tidak. Demikianlah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memerintahkan kita.”
Walau demikian benarnya, dan masya Allah dengan tidak adanya penekanan untuk harus mengikuti khalifah yang berada di negri berbeda, namun kita menasehatkan untuk hari ini sebaiknya ikut berpuasa karena bertepatan dengan hari Kamis yang merupakan hari disunnahkan untuk berpuasa padanya, terlebih lagi kalau memiliki kebiasaan puasa Senin Kamis, Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berkata:
لا يَتَقَدَّمَنَّ أَحَدُكُمْ رَمَضَانَ بِصَوْمِ يَوْمٍ أَوْ يَوْمَيْنِ إِلاَّ أَنْ يَكُونَ رَجُلٌ كَانَ يَصُومُ صَوْمَهُ فَلْيَصُمْ ذَلِكَ الْيَوْمَ
“Janganlah seorang dari kalian mendahului bulan Ramadhan dengan berpuasa sehari atau dua hari kecuali seseorang yang biasa berpuasa sunnah maka hendaklah dia berpuasa pada hari itu.”
[Muhammad Al-Khidhir Ghafarallahu Lahu wa Radhiya ‘Anhu]
⛵ https://whatsapp.com/channel/0029Vb15hbQD8SDy7cwy460C/1862
⛵ https://t.me/majaalisalkhidhir/13622