KEMATIAN HAKIKI

Orang yang putus asa untuk hidup, lalu membunuh dirinya sendiri karena menyangka bahwa itu adalah pengakhiran untuk hidup, padahal itu bukanlah pengakhiran untuk hidup namun itu adalah peralihan kepada kehidupan yang sesungguhnya:

لَيسَ مَنْ مَاتَ فَاسْتَرَاحَ بِمَوتٍ ****
إِنَّمَا الْمَوْتُ مَيِّتُ الْأَحْيَاءِ

“Tidaklah orang yang mati itu beristirahat dengan kematian ** Hanyalah kematian itu adalah kematian untuk kembali hidup”

Dan Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menerangkan tentang kehidupan yang sesungguhnya adalah kehidupan setelah kematian:

وَإِنَّ الدَّارَ الْآخِرَةَ لَهِيَ الْحَيَوَانُ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ.

“Sesungguhnya negeri akhirat benar-benar negeri kehidupan, kalau mereka mengetahui.” [Surat Al-Ankabut: 64].

(Muhammad Al-Khidhir di Bojong Rawalumbu pada Ahad Sore 1 Sya’ban 1440 / 7 April 2019).

⛵️ https://t.me/majaalisalkhidhir/2761