HIKMAH MENGELUARKAN ZAKAT FITHRI DI AKHIR-AKHIR RAMADHÂN

Pertanyaan:
Pak Ustâdz kenapa zakat fithri harus dikeluarkan di penghujung hari Ramadhân sebelum shalat ‘Îd?

Jawaban:
Ketahuilah wahai saudaraku semoga Allâh memberikan hidayah kepada kami dan kepadamu bahwasanya orang yang berpuasa Ramadhân selama sebulan tidaklah dia terjaga dari berbuat dosa, walau pun seseorang dalam keadaan berpuasa terkadang melakukan dosa, dengan demikian ada hikmah dari adanya syari’at untuk mengeluarkan zakat fithri di akhir hari Ramadhân dengan tujuan supaya mensucikan diri dan supaya benar-benar membersihkan dosa-dosa orang yang berpuasa Ramadhân tersebut, diriwayatkan di dalam suatu hadîts bahwa Ibnu ‘Abbâs Radhiyallâhu ‘Anhumâ berkata:

ﻓَﺮَﺽَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠّٰﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻃُﻬْﺮَﺓً ﻟِﻠﺼَّﺎﺋِﻢِ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻠَّﻐْﻮِ ﻭَﺍﻟﺮَّﻓَﺚِ ﻭَﻃُﻌْﻤَﺔً ﻟِﻠْﻤَﺴَﺎﻛِﻴﻦِ

“Rasûlullâh Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam mewajibkan zakat fithri untuk mensucikan orang yang berpuasa dari perkataan sia-sia, dari ucapan keji, dan untuk memberi makan kepada orang-orang miskîn”.

Jelas pula hikmahnya untuk menyenangkan orang-orang fakir dan miskin dalam menyambut dan merayakan ‘Îdul Fithri. Wallâhu A’lam.

Dijawab oleh:
Al-Ustâdz Muhammad Al-Khidhir Saddadahullah wa Jammalah pada tanggal 15 Ramadhân 1438 di Kemang Pratama Bekasi.