HIKMAH SENANTIASA BERDOA

Pertanyaan:
Kita kadang merasa bahwa doa kita belum juga dikabulkan, Ustâdz nasehatkan apa untuk kita?

Jawaban:
Segala doa yang kita panjatkan ada hikmahnya, ketika kita merasa bahwa doa yang kita panjatkan tidak kunjung dikabulkan maka hendaklah kita ketahui bahwa kita diinginkan supaya terus bedoa, karena doa adalah ibadah, berkata Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam:

الدُّعَاءُ هُوَ الْعِبَادَةُ

“Doa adalah ibadah.”
Hendaklah kita bersyukur karena kita terus berdoa, Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ mencintai seseorang yang selalu berdoa dan meminta kepada-Nya dan Allâh ‘Azza wa Jalla membenci seseorang yang tidak berdoa dan tidak meminta kepada-Nya:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدۡعُونِیۤ أَسۡتَجِبۡ لَكُمۡۚ إِنَّ ٱلَّذِینَ یَسۡتَكۡبِرُونَ عَنۡ عِبَادَتِی سَیَدۡخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِینَ

“Berkata Rabb kalian: Berdoalah, kalian kepada-Ku niscaya Aku akan kabulkan doa kalian. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari beribadah kepada-Ku maka dia akan masuk neraka jahannam dalam keadaan hina dina.” [Surat Ghâfir: 60].

Dijawab oleh:
Al-Ustâdz Muhammad Al-Khidhir Hafizhahullâh wa Ra’âh sebelum kajian Al-Mabâdiul Mufîdah pada hari Jum’at tanggal 8 Ramadhân 1441 / 1 Mei 2020 di Maktabah Al-Khidhir Bekasi.