HIKMAH DARI MENYAMPAIKAN KHUTBAH

“Kita terkadang tidak menyangka dengan sebab khutbah Jum’at yang kita sampaikan itu menjadi penyebab orang lain tertarik kepada Sunnah lalu beramal dengannya.” Faedah Al-Ustâdz Muhammad Al-Khidhir Hafizhahullâh wa Ra’âh setelah dari khutbah Jum’at di masjid Nurul I’tisham Kranji pada tanggal 20 Rabî’ul Ãkhir 1440 Hijriyyah / 28 Desember 2018 Masehi.

SEGALA KEJADIAN ADA HIKMAHNYA

Pertanyaan:Kenapa Syaikh Muhammad balik ke Indonesia? Padahal di Yaman ‘ulamâ seperti beliau sangat dimuliakan. Jawaban:Qaddarallâhu wa Mâ Syâ Fa’al, kami kembali ke Tanah Air tentu memiliki hikmah yang banyak: وَٱللَّهُ یَعۡلَمُ وَأَنتُمۡ لَا تَعۡلَمُونَ “Allâh Yang mengetahui sedangkan kalian tidak mengetahui.” [Surat Al-Baqarah: 216].Dahulu kami berpegang dengan nasehat Abul ‘Abbâs Harmîn Rahmatullâh ‘Alainâ wa ‘Alaih untuk lama menuntut ilmu di …

SAFARI DAKWAH KE BATAM

Pertanyaan:Benarkah Syaikh Muhammad pernah safari dakwah ke Batam ini setelah dari Pontianak? Itu kapan Syaikh? Jawaban:Kita keluar dakwah ke Batam pada awal-awal Dzulqa’dah 1436, waktu itu kita menginap di rumah kontrakan yang telah disediakan oleh para ikhwah, tempatnya di Batu Besar Batam, sekitar dua pekan kita di sana, sempat kita adakan kajian Masâilul Jâhiliyyah di rumah kontrakan, tatkala seorang muadzdzin …

HUKUM MENITIPKAN BARANG DENGAN NIAT DIJUAL

Pertanyaan:Apakah boleh kita menitipkan barang seperti cengkeh atau coklat atau yang semisalnya ke toko orang yang membeli barang-barang tersebut, dan kita katakan kepadanya: “Ini saya titipkan nanti kalau saya sudah membutuhkan uang baru saya datang ke toko mengambil uangnya”, dan harga di sini disesuaikan dengan harga pasaran, kalau dia pergi ambil itu harga barang naik maka dia ambil harga seperti …

FÂIDAH BELAJAR ILMU NAHWU

Setelah Asy-Syaikh Abû ‘Abdirrazzâq Riyâdh Al-‘Udainî Rahmatullâh ‘Alainâ wa ‘Alaih membacakan dan menjelaskan kitâb “Ad-Duratul Bâhiyyah” karya Asy-Syaikh Ahmad Al-Wushâbî kepada kami, membuat kami berkeinginan untuk menuliskan fâidah ilmu Nahwu, lalu kami menulis kitâb “Al-‘Uluw fî Ma’rifatin Nahwi” ini. Kami menulisnya pada tanggal 28 Rabîul Awwal 1432 Hijriyyah. Alhamdulillâh kitâb dapat kita pelajari pada hari ini dan mudah-mudahan bermanfaat untuk …

FÂIDAH MUHÂDHARAH DI KOTA SOLO

Kitâb “Ittihâful Jamâ’ah Bimâ Jâ’a fil Fitani Baina Yadayis Sâ’ah” merupakan kitâb kecil berisikan hadîts pendek tentang fitnah akhir zaman, kitâb ini diambil dari hasil ceramah Al-Ustâdz Muhammad Al-Khidhir Hafizhahullâh wa Ra’âh di Solo. Beliau menyampaikan ceramah ini sepekan setelah beliau menikah dengan Ummu Ahmad, keduanya menikah pada tanggal 17 April 2016. Sepekan setelahnya beliau berangkat ke Solo bersama ayahnya …

BERQURBÂN PADA HARI-HARI TASYRÎQ

Pertanyaan:Apakah ada dalîl jika memotong hewan qurbân boleh dilaksanakan sehari setelah hari ‘ied? Jawaban:Dalîl tentang kebolehan memotong hewan qurbân sehari setelah ‘Idul Adhâ adalah keumuman perkataan Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam: وكلُّ أيَّامِ التَّشريقِ ذَبْحٌ “Seluruh hari-hari tasyrîq adalah untuk menyembelih.” Riwayat Ahmad dari Jubair bin Muth’im.Berkata ‘Alî bin Abî Thâlib Radhiyallâhu ‘Anhu: أَيَّامُ النَّحْرِ يَومُ الْأَضْحَى وَثَلَاثَةُ أَيَّامِ بَعْدَهُ …

KEBAIKAN YANG BANYAK DARI PERJALANAN DA’WAH KE PONTIANAK DAN SUNGAI AYAK

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِالْحَمْدُ لِلّٰهِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُولِ اللّٰهِ، وَبَعدُ Ini merupakan ringkasan dari kisah perjalanan da’wah kami dari Limboro Huamual Maluku ke Sungai Ayak Sekadau Pontianak pada bulan Syawwâl 1436. 🗓 TANGGAL 2 SYAWWÂL 1436 Pada tanggal 2 Syawwâl 1436 bertepatan dengan hari Ahad dua hari setelah ‘Idul fithri, kami dikawani oleh Abû Sulaim Al-Ambûnî Jazâhullâhu khairan menuju …

MAKNA AL-KAUTSAR

Al-Kautsar adalah kebaikan yang banyak, di dunia berupa ilmu dan Sunnah sedangkan di akhirat berupa keselamatan dan keberhasilan dalam mencapai telaga Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam. Berkata Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ kepada Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam: إِنَّاۤ أَعۡطَیۡنَـٰكَ ٱلۡكَوۡثَرَ “Sesungguhnya Kami telah memberikan Al-Kautsar kepadamu.” [Surat Al-Kautsar: 1]. Berkata ‘Abdullâh ‘Abbâs Radhiyallâhu ‘Anhumâ: الْكَوثَرُ هُوَ الْخَيرُ الْكَثِيرُ “Al-Kautsar adalah …

JULUKAN SYAIKH JANGAN DIEJEK

Pertanyaan:Bagaimana sikap yang benar dalam menyikapi ucapan Ustâdz-ustâdz yang tidak menerima adanya julukan atas seorang Ustâdz yang disebut dengan Syaikh? Bahwa yang beri julukan itu syaikh-syaikh baru atau para syaikh jadi-jadian sehingga tidak mu’tabar, padahal yang lebih pantas memberi julukan syaikh adalah ‘ulamâ kibâr? Jawaban:Kalau mereka mempermasalahkan julukan syaikh kepada seorang dâ’î, kenapa mereka tidak permasalahkan julukan Ustâdz atas diri …