HUKUM PEMUDA MENYAMPAIKAN KEINGINANNYA KEPADA PEMUDI

Pertanyaan:
Bolehkah seorang laki-laki menyampaikan langsung ke seorang perempuan bahwa ia senang dengannya dan ia ingin menikahinya?.

Jawaban:
Pria yang menyampaikan langsung keinginannya kepada seorang wanita dengan tanpa perantara yang syar’î maka dia telah salah jalan untuk memasuki rumah tangga, ini bukan suatu kebaikan, berkata Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ:

وَلَیۡسَ ٱلۡبِرُّ بِأَن تَأۡتُوا۟ ٱلۡبُیُوتَ مِن ظُهُورِهَا

“Bukanlah suatu kebaikan bagi kalian untuk mendatangi rumah-rumah dari punggung-punggungnya.” [Surat Al-Baqarah: 189].

Pria yang benar jalannya akan berupaya untuk masuk rumah tangga melalui pintunya, berkata Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ:

وَأۡتُوا۟ ٱلۡبُیُوتَ مِنۡ أَبۡوَ ٰ⁠بِهَا

“Datangilah oleh kalian terhadap rumah-rumah itu dari pintu-pintunya.” [Surat Al-Baqarah: 189].

Biasanya seorang pria akan menyempaikan keinginannya kepada seorang wanita tatkala wanita itu merespon sapaannya, Maka dari itu, hendaklah seorang wanita lebih berhati-hati pada perbuatan dan perkataannya, jangan sampai perbuatan atau perkataannya senantiasa dijadikan oleh syaithân sebagai fitnah bagi pria, berkata Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam:

إِنَّ الْمَرْأَةَ تُقْبِلُ فِي صُورَةِ شَيْطَانٍ وَتُدْبِرُ فِي صُورَةِ شَيْطَانٍ

“Sesungguhnya wanita menghadap dalam bentuk syaithân dan membelakangi dalam bentuk syaithân”.
Yakni syaithân selalu menghiasinya, disebutkan dalam suatu hadîts:

الْمَرْأَةُ عَوْرَةٌ، فَإِذَا خَرَجَتِ اسْتَشْرَفَهَا الشَّيْطَانُ

“Wanita itu aurat, apabila ia keluar maka syaithân menghiasinya.”
Maka jadilah wanita sebagai fitnah besar bagi pria, berkata Nabî ‘Alaihish Shalâtu was Salâm:

مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ

“Tidaklah aku tinggalkan setelahku suatu fitnah yang lebih berbahaya bagi para pria daripada para wanita” . Riwayat Al-Bukhârî dan Muslim.

Oleh karena itu, hendaklah bagi pria berpegang kepada peringatan Nabî ‘Alaihish Shalâtu was Salâm:

وَاتَّقُوا النِّسَاءَ فَإِنَّ أَوَّلَ فِتْنَةِ بَنِي إِسْرَائِيلَ كَانَتْ فِي النِّسَاءِ

“Berhati-hatilah kalian terhadap para wanita, karena sungguh yang pertama fitnah menimpa Banî Isrâ’îl adalah fitnah para wanita.”

Dijawab oleh:
Al-Ustâdz Abû Ahmad Al-Limborî pada hari Jum’at tanggal 2 Dzulhijjah 1443 / 1 Juli 2022 di Cipancur Ligarmukti Klapanunggal Bogor.

⛵️ https://t.me/majaalisalkhidhir/6577