JANGAN PERNAH MENYESALI KEBAIKAN YANG PERNAH DILAKUKAN
Pertanyaan:
Apa Ustadz pernah kesal dan kecewa disebabkan teman-teman ana yang dulu sama-sama belajar Sunnah ke Ustadz lalu menjauhi dari Antum?.
Jawaban:
Kita tidak akan menyesalkan orang yang berpaling atau menjauh dari kita setelah dia mendapatkan hidayah Islam dan Sunnah dengan sebab kita, karena kita tahu bahwa keutamaan besar telah kita dapatkan di awal dia mendapatkan hidayah, berkata Nabiurrahmah ‘Alaihish Shalatu was Salam:
فَوَاللّٰهِ لَأنْ يَهدِيَ اللّٰهُ بِكَ رَجُلًا وَاحِدًا خَيرٌ لَكَ مِن أنْ يَكُونَ لَكَ حُمْرُ النَّعَمِ
“Demi Allah, sungguh Allah memberi hidayah dengan sebabmu kepada seseorang itu lebih baik bagimu daripada kamu memiliki onta merah.”
Andaikan pun ada yang merasa sudah mengenal Islam dan Sunnah lalu istifadah dari kita kemudian berpaling atau menjauh dari kita maka kita juga tidak akan menyesalkannya di saat dia berpaling dan menjauh dari kita, karena kita tahu bahwa apa yang kita lakukan telah menjadi catatan kebaikan bagi kita, berkata Allah Ta’ala:
وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوا۟ وَءَاثَٰرَهُمْ ۚ وَكُلَّ شَىْءٍ أَحْصَيْنَٰهُ فِىٓ إِمَامٍ مُّبِينٍ
“Dan Kami menuliskan apa yang telah mereka lakukan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab Induk yang nyata (Lauh Mahfuzh).” [Surat Yasin: 12].
[Abu Ahmad Al-Khidhir ‘Afallahu ‘Anhu pada malam Selasa, 11 Syawwal 1447 / 31 Maret 2026 di Masjid Muti’ah Bogor].
⛵ https://whatsapp.com/channel/0029Vb15hbQD8SDy7cwy460C/2033
⛵ https://t.me/majaalisalkhidhir/13855