ORANG MUSLIM YANG MASIH HIDUP DIDOAKAN RAHIMAHULLĀH

Pertanyaan:
Ada poster-poster dakwah tertulis nama Ustādz Abū Ahmad Al Khidhir Rahimahullāh, memang boleh orang hidup didoakan Rahimahullāh?.

Jawaban:
Doa rahmat sama dengan doa ampunan tidak menjadi kekhususan bagi orang Muslim yang telah wafat namun umum bagi semua orang-orang Muslim, yang masih hidup ataupun yang sudah wafat, Nabī Shallallāhu ‘Alaihi wa Sallam apabila menyolati jenazah orang Muslim maka beliau mendoakannya dan mengikutsertakan orang-orang Muslim yang lain, yang masih hidup atau pun yang telah wafat, beliau berdoa:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِحَيِّنَا وَمَيِّتِنَا وَكَبِيرِنَا وَصَغِيرِنَا وَذَكَرِنَا وَأُنْثَانَا وَشَاهِدِنَا وَغَائِبِنَا

“Yā Allāh, berilah ampunan kepada orang-orang yang masih hidup dari kalangan kami dan orang-orang yang telah wafat dari kalangan kami, orang tua dari kalangan kami dan anak-anak kecil dari kalangan kami, para lelaki dari kalangan kami dan para wanita dari kalangan kami, serta orang-orang yang hadir dari kalangan kami dan orang-orang yang tidak hadir dari kalangan kami.”
Nabī Shallallāhu ‘Alaihi wa Sallam telah memperjelas anjuran mendoakan rahmat atau ampunan bagi orang Muslim yang masih hidup, bahkan menjadikannya sebagai haknya untuk ditunaikan, beliau berkata:

إِذَا عَطسَ أحَدُكُمْ فَلْيَقُلْ: الحَمْدُ للهِ، وَلْيَقُلْ لَهُ أخُوهُ أَوْ صَاحِبُهُ: يَرْحَمُكَ الله

“Jika salah seorang di antara kalian bersin maka hendaklah dia mengucapkan Alhamdulillāh, dan hendaklah saudaranya atau kawannya mengucapkan kepadanya: Yarhamukallāh (semoga Allāh merahmatimu).”
Dan yang paling jelas dianjurkan untuk mendoakan rahmat kepada yang masih hidup adalah ucapan salām setiap Muslim saat bertemu dengan Muslim lainnya, terdapat lafazh:

وَرَحْمَةُ اللّٰهِ

“Dan rahmat Allāh.”
Dari ucapan:

السَّلَامُ عَلَيكُمْ وَرَحْمَةُ اللّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

“Semoga keselamatan bagi kalian dan rahmat Allāh serta berkah-Nya.”
Pada kisah seorang ibu muda yang berkata kepada Sulaimān ‘Alaihish Shalātu was Salām:

لا تَفعَلْ يَرحَمُكَ اللهُ

“Jangan kamu lakukan itu, semoga Allāh merahmatimu.”
Kalau kita mengumpulkan dalīl-dalīl tentang anjuran mendoakan rahmat bagi orang-orang Muslim yang masih hidup maka sungguh sangatlah banyak dalīl-dalīlnya, justru yang mengkhususkan doa rahmat bagi yang telah wafat itu perlu dipertanyakan dalīl-dalīl pengkhususannya.

[Abū Ahmad Al Khidhir pada hari Senin 5 Shafar 1448 / 20 Juli 2026 di Kp. Cipancur, Kec. Klapanunggal, Kab. Bogor].

⛵️ https://t.me/majaalisalkhidhir/14557
⛵️ https://whatsapp.com/channel/0029Vb15hbQD8SDy7cwy460C/2671