ZIARAH KARENA ALLÂH

Pertanyaan:
Ustâdz ziarah macam mana yang hendak dilakukan bila kita ingin berziarah ke sesama?.

Jawaban:
Saling menziarahi merupakan salah satu amalan terpuji dan termasuk amalan mulia, oleh karena itu hendaklah dilakukan karena Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ, bukan karena kepentingan, bukan karena siasat, bukan karena mencari pendukung dan merangkul sana sini, dan bukan pula untuk kagum dan berbangga-bangga diri karena bisa ziarah sana sini lalu merendahkan yang lain dan mempermasalahkannya karenanya, namun hendaklah saling menziarahi itu murni karena Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ, adapun kalau selain karena Allâh maka kebatilan adanya:

 أَلاَ كُلُّ شَيْءٍ مَا خَلاَ اللَّهَ بَاطِلُ

“Ketahuilah segala sesuatu yang bukan karena Allâh adalah batil.” Riwayat Al-Bukhârî dari Abû Hurairah Radhiyallâhu ‘Anhu dari Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam.

[Muhammad Al-Khidhir Hafizhahullâh di Rawalumbu Bekasi pada hari Jum’at 25 Syawwâl 1440 / 28 Juni 2019].

⛵ https://t.me/majaalisalkhidhir/3059
⛵ https://whatsapp.com/channel/0029Vb15hbQD8SDy7cwy460C/2500