AL-QUR’ÃN KALÂMULLÂH, BUKAN KHÂLIQ DAN BUKAN PULA MAKHLÛQ
Pertanyaan:
Minta tolong Ustâdz, menjelaskan lagi perkataan Al-Imâm Muhammad bin Abî Zamîn Rahimahullâh, tadi belum terlalu memahami pada perkataannya:
مِنْ قَولِ أَهْلِ السُّنَّةِ أَنَّ الْقُرْآنَ كَلَامُ اللّٰهِ وَتَنْزِيلُهُ، لَيسَ بِخَالِقٍ وَلَا مَخْلُوقٍ
“Termasuk dari perkataan Ahlussunnah bahwa Al-Qur’ãn adalah Kalâmullâh dan yang diturunkan dari-Nya, bukanlah Al-Qur’ãn itu Khâliq (Yang Menciptakan) dan bukan pula makhlûq (yang diciptakan).”
Jawaban:
Termasuk dari ‘aqîdah Ahlissunnah wal Jamâ’ah yang dimaksudkan oleh Ibnu Abî Zamîn Rahmatullâh ‘Alainâ wa ‘Alaih, bahwa Al-Qur’ãn adalah Kalâmullâh.
Adapun perkataan:
الْقُرْآنُ لَيسَ بِخَالِقٍ
“Al-Qur’ãn bukanlah Khâliq (Yang Menciptakan).” Karena Al-Khâliq adalah Allâh, berkata Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ:
ٱللَّهُ خَـٰلِقُ كُلِّ شَیۡءࣲ
“Allâh adalah Khâliq (Maha Pencipta) terhadap segala sesuatu.” [Surat Az-Zumar: 62].
Sedangkan perkataan Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ:
إِنَّمَا قَوۡلُنَا لِشَیۡءٍ إِذَاۤ أَرَدۡنَـٰهُ أَن نَّقُولَ لَهُۥ كُن فَیَكُونُ
“Sesungguhnya perkataan Kami terhadap segala sesuatu, jika Kami menginginkannya maka Kami katakan padanya: “Jadilah maka jadilah.” [Surat An-Nahl: 40].
Bukanlah yang dimaksudkan dari perkataan-Nya “kun fayakûn” itu adalah Khâliq (Yang Menciptakan), karena Khâliq adalah Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ, dan Allâh ‘Azza wa Jalla menciptakan dengan kemampuan-Nya, dengan keinginan-Nya dan dengan perkataan-Nya.
Adapun perkataan:
الْقُرْآنُ لَيسَ بِمَخْلُوقٍ
“Al-Qur’ãn bukanlah makhlûq.” Karena Al-Qur’ãn termasuk dari sifat Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ, sebagaimana pada perkataan-Nya:
وَقَدۡ كَانَ فَرِیقࣱ مِّنۡهُمۡ یَسۡمَعُونَ كَلَـٰمَ ٱللَّهِ ثُمَّ یُحَرِّفُونَهُۥ مِنۢ بَعۡدِ مَا عَقَلُوهُ وَهُمۡ یَعۡلَمُونَ
“Sungguh segolongan dari mereka mendengar Kalâmullâh, lalu mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya, dalam keadaan mereka mengetahui?.”
[Surat Al-Baqarah: 75].
Dijawab oleh:
Al-Ustâdz Muhammad Al-Khidhir Hafizhahullâh wa Ra’âh pada hari malam Senin tanggal 17 Syawwâl 1441 / 8 Juni 2020 di Maktabah Al-Khidhir Bekasi.