ALLAH TIDAK MENGAZAB DI DUNIA KECUALI SETELAH MENEGAKKAN HUJJAH
Allah menghukumi kaum Nuh yang berbuat syirik kepada-Nya sebagai orang-orang kafir, dan Allah tidak menginginkan mengazab mereka yang telah kafir itu hingga Allah mengutus Nuh ‘Alaihish Shalatu was Salam yang merupakan rasul pertama-Nya. Berkata Allah ‘Azza wa Jalla:
وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِینَ حَتَّىٰ نَبۡعَثَ رَسُولࣰا
“Tidaklah Kami mengazab hingga Kami mengutus rasul.” [Surat Al-Isra’: 15].
Allah telah menghukumi mereka dengan kekafiran sesuai zhahir mereka, sebelum Allah mengutus penegak hujjah, sama kasusnya seperti kaum jahiliyyah yang berbuat syirik, Allah menghukumi mereka sebagai orang-orang kafir sebelum sampai hujjah kepada mereka, Allah ‘Azza wa Jalla kataka :
وَإِنۡ أَحَدࣱ مِّنَ ٱلۡمُشۡرِكِینَ ٱسۡتَجَارَكَ فَأَجِرۡهُ حَتَّىٰ یَسۡمَعَ كَلَـٰمَ ٱللَّهِ ثُمَّ أَبۡلِغۡهُ مَأۡمَنَهُۥۚ ذَ ٰلِكَ بِأَنَّهُمۡ قَوۡمࣱ لَّا یَعۡلَمُونَ
“Dan jika di antara orang-orang musyrik ada yang meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah agar dia dapat mendengar perkataan Allah, kemudian antarkanlah dia ke tempat yang aman baginya. Demikian itu karena sungguh mereka kaum yang tidak mengetahui.” [Surat At-Taubah: 6].
Allah menghukumi mereka sebagai orang-orang musyrik padahal belum mendengarkan Al-Qur’an dan juga Allah menyebutkan mereka sebagai orang-orang bodoh yang tidak mengetahui.
Faidah dari tanya jawab bersama Ustadz Khidhir Al-Limbori selepas kajian di Masjid Al-Maghfirah Depok.
⛵️ https://whatsapp.com/channel/0029Vb15hbQD8SDy7cwy460C/1594
⛵️ https://t.me/majaalisalkhidhir/13326