BERTAUBAT DARI KEKÂFIRAN DISEBABKAN LISAN
Pertanyaan:
Dulu saya pernah bercanda karena teringat postingan sosmed yang berisi “Tiada Tuhan selain Messi” ujar fans atau ulah seseorang, kemudian saya lontarkan candaan tersebut bermaksud hanya untuk lelucon karena hal tersebut. Apakah saya berdosa karena mengatakan hal tersebut, saya tidak percaya hal itu dan tetap beribadah hanya kepada Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ?.
Jawaban:
Kamu berdosa, karena ikut melontarkan kalimat kekâfiran itu, wâjib bagimu bersegera bertaubat, kembali kepada Islâm dan melakukan perbaikan, pasti Allâh benar-benar menerima taubat bagi siapa yang mau bertaubat:
فَمَن تَابَ مِنۢ بَعۡدِ ظُلۡمِهِۦ وَأَصۡلَحَ فَإِنَّ ٱللَّهَ یَتُوبُ عَلَیۡهِۚ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورࣱ رَّحِیمٌ
“Barangsiapa bertaubat dari kezhalimannya dan dia melakukan perbaikan, maka sungguh Allâh menerima taubatnya. Sungguh Allâh adalah Ghafûr (Maha Pengampun) lagi Rahîm (Maha Penyayang).” [Surat Al-Mâ’idah: 39].
Semoga Allâh mengampuni kami dan mengampunimu, semoga Allâh memperbaiki kami dan memperbaikimu serta mengokohkan kami dan mengokohkanmu di atas agama-Nya.
Pertanyaan:
Jadi saya masih bisa tetap shalat dan membaca Al-Qur’ãn?.
Jawaban:
Wâjib bagimu untuk shalat dan menjaganya, demikian pula dianjurkan bagimu membaca Al-Qur’ãn dan mempelajarinya, semoga Allâh menunjukimu dan mengarahkanmu untuk dapat berteman dengan orang-orang shâlih.
( Muhammad Al-Khidhir ).