KEBERHASILAN HAKIKI DALAM DAKWAH

Pertanyaan:
Bagaimana diketahui seorang ulama memperoleh keberhasilan dalam dakwahnya?.

Jawaban:
Keberhasilan dakwah seseorang itu terletak pada keselamatan agamanya, dia istiqamah di atas keislaman semasa hidupnya dan dia wafat dalam keadaan hatinya selamat dari perusak dan pembatal keimanan, Allah Subhanahu wa Ta’ala berkata:

یَوۡمَ لَا یَنفَعُ مَالࣱ وَلَا بَنُونَ ٠ إِلَّا مَنۡ أَتَى ٱللَّهَ بِقَلۡبࣲ سَلِیمࣲ

“Pada suatu hari nanti, tidak akan bermanfaat harta dan tidak pula anak keturunan. Kecuali orang yang datang berjumpa dengan Allah dengan hati yang selamat.” [Surat Asy-Syu’ara: 88-89].
Oleh karena itu, keberhasilan dakwah seseorang itu bukan dilihat dari kelengkapan sarana dakwah yang dia miliki, bukan dilihat dari banyaknya lahan dakwah yang dimilikinya dan bukan pula dilihat pada pengikutnya yang banyak, karena ada dari Nabi tidak memiliki pengikut sama sekali, Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berkata:

عُرِضَت عليَّ الأُمَمُ، فرَأيتُ النَّبيَّ ومعهُ الرُّهَيطُ، والنَّبيَّ ومعهُ الرَّجُلُ والرَّجُلانِ، والنَّبيَّ ليس معهُ أحَدٌ

“Diperlihatkan kepadaku berbagai umat lalu aku melihat ada seorang Nabi bersamanya beberapa orang yang tidak lebih dari sepuluh orang, ada seorang Nabi bersamanya seorang saja, ada pula dua orang saja, dan ada seorang Nabi yang tidak ada seorang pun bersamanya.”

[Tanya jawab dengan Ustadz pada hari Senin 5 Shafar 1448 / 20 Juli 2026 di Kp. Cipancur, Kec. Klapanunggal, Kab. Bogor].

⛵️ https://t.me/majaalisalkhidhir/14548