MENGUCAPKANSALÂM HANYA KEPADA ORANG MUSLIM

Pertanyaan:
Ustâdz, kalau orang sudah nyata-nyata melakukan syirik besar dan belum taubat. Apakah kita boleh ucapkan salâm kepadanya?.

Jawaban:
Jangan ucapkan salâm kepadanya, cukup ucapkan kata sapaan yang biasa berlaku di tengah masyarakat seperti ucapan permisi.
Pernah kita masuk ke suatu kampung di pedalaman Bojonegoro Jawa Timur, kita lihat ada sesepu yang nampak Muslim karena bersarung dan bersongkok. Tatkala kita ucapkan salâm, jawabnya hanya “nggih”, ternyata tidak bisa bahasa Indonesia.
Orang yang bergampangan menganggap Islâm seseorang mungkin akan katakan: “Dia diberi udzur karena bodoh”. Namun realitanya tidak demikian, karena orang itu dan yang semisalnya tatkala kita dakwahi lewat penerjemah dari keluarganya supaya mentauhidkan Allâh dan jaga shalat lima waktu, dia menampakkan penolakkan dan tidak mau melaksanakan perintah untuk mentauhidkan Allâh dan menegakkan shalat. Alasannya sangat remeh: “Sing penting atine bener” (Yang penting hatinya benar).
Selain itu, dia juga terang-terangan mengatakan sudah cukup dengan agama yang dia dapatkan dari nenek moyangnya. Tanpa kita ragukan lagi bahwa orang tersebut dan yang semisalnya sama keadaannya dengan Abû Thâlib yang telah menyatakan:

عَلَى مِلَّةِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ

“Di atas agama ‘Abdul Muththalib.”
Kalau keadaannya sudah seperti itu, tidak boleh untuk mengucapkan salâm kepadanya, karena ucapan
salâm adalah syi’âr Ahli Tauhîd yang telah terwariskan dari para Nabî ‘Alaihimush Shalâtu was Salâm. Dahulu Musa ‘Alaihish Shalâtu was Salâm tentu melewati banyak kaum di saat mencari Al-Khidhir ‘Alaihish Shalâtu was Salâm namun tidak disebutkan mengucapkan salam ke setiap kaum yang beliau lewati. Namun tatkala bertemu Al-Khidhir ‘Alaihish Shalâtu was Salâm langsung beliau mengucapkan salâm hingga beliau ditanya oleh Al-Khidhir ‘Alaihish Shalâtu was Salâm:

وَأَنَّى بِأَرْضِكَ السَّلاَمُ

“Adakah ucapan salâm di negerimu?”.

Dijawab oleh:
Muhammad Al-Khidhir pada hari Ahad, 11 Rabî’ul At-Tsánî 1444 / 5 November 2022 di Pondok Gede Bekasi.

⛵️ https://t.me/majaalisalkhidhir/6959