SEBUAH SIFAT KHAWÂRIJ

Pertanyaan:
Bagaimana menanggapi orang-orang yang memvonis termasuk khawârij kepada orang mengkâfirkan pelaku syirik yang nyata-nyata melakukannya?

Jawaban:
Justru kita sangat mengkhawatirkan orang-orang yang memvonis itu, mereka akan termasuk khawârij, karena mereka tidak menempatkan udzur pada tempatnya, mereka memberi berbagai udzur kepada pelaku kesyirikan yang menjadikan kuburan sebagai watsan dan mereka tidak memusuhinya, justru permusuhan mereka kepada orang muslim yang melakukan suatu dosa, sampai mengabaikan hak-haknya, menghajrnya dan tidak menerima udzurnya lantaran dia menyelisihi mereka. Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam telah menyebutkan salah satu sifat khawarij:

يَقْتُلُونَ أَهْلَ الإِسْلاَمِ، وَيَدَعُونَ أَهْلَ الأَوْثَانِ

“Mereka memerangi orang-orang Islâm dan membiarkan orang-orang autsân.”
Autsân kata jama’ dari watsan yaitu berhala, dan yang namanya watsan tidak hanya patung namun masuk pula salîb dan kuburan, oleh karena itu Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam berkata kepada ‘Adî bin Hâtim karena memakai kalung salîb:

اطرح عنْكَ هذا الوثَنَ

“Copot darimu watsan ini.” Riwayat At-Tirmidzî.
Beliau namai salîb sebagai watsan.
Beliau juga berdoa:

اللَّهمَّ لا تَـجْعَلْ قَبْري وَثَنًا

“Yâ Allâh jangan Engkau jadikan kuburanku sebagai watsan.”
Awal Islâm, beliau melarang para Shahabatnya untuk ziarah kubur karena khawatirkan kuburan akan dijadikan watsan, setelah para Shahabatnya mantap di atas tauhîd beliau bolehkan mereka untuk ziarah kubur.

Dijawab oleh:
Muhammad Al-Khidhir pada hari Ahad, 20 Rabī’ul Awwal 1444 / 16 Oktober 2022 di Kuningan Jawa Barat.

⛵️ https://t.me/majaalisalkhidhir/6890