TIDAK SAH SHALAT DI BELAKANG PENYEMBAH KUBURAN
Pertanyaan:
‘Afwan Ustadz , ana mau nanya, bagaimana kalau shalat di belakang orang-orang shufi, shalat ana sah tidak, soalnya mereka quburiyyun Ustadz?.
Jawaban:
Kalau engkau dapat pastikan mereka itu orang-orang shufi para penyembah kubur maka tidak boleh shalat di belakang mereka, karena penyembahan mereka kepada kuburan adalah bukti nyata kalau mereka orang-orang musyrik, dan telah disebutkan dalam suatu kaidah:
والصلاة خلف المشرك لا تصح بالإجماع
“Shalat di belakang orang musyrik tidaklah sah berdasarkan ijma’.”
Dan disebutkan di dalam salah satu fatwa Al-Lajnah Ad-Daimah:
لا تصح الصلاة خلف من يتبرَّك بالقبور أو يَنذُر لها أو يذبح لها أو يستغيث بأهلها لأنه مشرك
“Tidak sah shalat di belakang orang yang mengalap berkah di kuburan, orang yang bernazhar kepada kuburan, orang yang menyembelih untuk kuburan atau orang yang meminta tolong kepada penghuni kubur, karena sungguh dia adalah orang musyrik.”
Dan Asy-Syaikh Ibnu Bazz pernah juga katakan:
فالذي يعبد الأصنام أو الأشجار أو الأحجار أو أصحاب القبور يعتبر مشركاً في حكم الإسلام ولا يصلى خلفه
“Orang yang menyembah patung-patung, pohon-pohon, batu-batu atau penghuni-penguni kubur, dia teranggap musyrik menurut hukum Islam dan tidak boleh shalat di belakangnya.”
[Muhammad Al-Khidhir Ghafarallahu Lahu wa Radhiya ‘Anhu].
⛵️ https://t.me/majaalisalkhidhir/13109
⛵ https://whatsapp.com/channel/0029Vb15hbQD8SDy7cwy460C/1414