‘UZLAH ATAU MENOLONG DAKWAH

Pertanyaan:
Apakah zaman ini sudah mengharuskan bagi saya untuk ‘uzlah?

Jawaban:
Belum ada keharusan bagimu untuk ‘uzlah, akan menjadi keharusan bagimu untuk ‘uzlah tatkala setiap orang sudah mengharuskan diri untuk berfirqah-firqah dan masing-masing telah berbai’at kepada amîr masing-masing firqah sementara kamu yang berpegang kepada As-Sunnah dan Al-Jamâ’ah hanya seorang diri, maka di saat itu hendaklah kamu melakukan ‘uzlah, ikuti perintah Nabiurrahmah ‘Alaihish Shalâtu was Salâm:

فَاعْتَزِلْ تِلْكَ الْفِرَقَ كُلَّهَا، وَلَوْ أَنْ تَعَضَّ بِأَصْلِ شَجَرَةٍ حَتَّى يُدْرِكَكَ الْمَوْتُ وَأَنْتَ عَلَى ذَلِكَ

“Tinggalkan firqah-firqah itu seluruhnya, meskipun kamu hanya memakan akar pohon sampai kematian menjemputmu dan kamu dalam keadaan demikian .” Riwayat Al-Bukhârî.

Adapun kalau kamu masih mendapati orang yang berpegang kepada As-Sunnah dan Al-Jamâ’ah maka lebih baik kamu mendekat kepadanya, bisa jadi kamu akan menjadi orang yang bersamanya dalam berdakwah, mungkin bersamanya dapat melakukan perbaikan di saat umat telah rusak, atau kamu menjadi penolong dan penguatnya sebagaimana yang diinginkan oleh Waraqah bin Naufal Radhiyallâhu Anhu tatkala mengetahui keberadaan Muhammad bin ‘Abdillâh ‘Alaihish Shalâtu was Salâm:

وَإِنْ يُدْرِكْنِي يَوْمُكَ أَنْصُرْكَ نَصْرًا مُؤَزَّرًا

“Jika hari engkau diusir masih mendapatiku maka aku akan menolongmu dengan pertolongan yang menguatkan.” Riwayat Al-Bukhârî.

[ Muhammad Al-Khidhir ].

⛵️ https://t.me/majaalisalkhidhir/6183