KEUNGGULAN ORANG YANG MENGERTI DAN MEMAHAMI ILMU BAHASA ARAB
Berkata Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ:
كِتَـٰبࣱ فُصِّلَتۡ ءَایَـٰتُهُۥ قُرۡءَانًا عَرَبِیࣰّا لِّقَوۡمࣲ یَعۡلَمُونَ
“Kitâb yang dijelaskan ayat-ayatnya berupa bacaan dalam bahasa Arab bagi kaum yang mengetahui.” [Surat Fushshilat: 3].
Bila ada orang berani berbicara tentang Al Qur’ãn dan As Sunnah atau menarik hukum dari keduanya dalam keadaan dia tidak bisa bahasa Arab dan tidak mengerti serta tidak paham terhadap bahasa Arab maka pasti kengawuran lebih dekat kepadanya. Berbeda dengan orang yang bisa bahasa Arab dan mengerti serta memahaminya maka sesungguhnya kecocokan terhadap kebenaran akan lebih dekat kepadanya ketika dia menjelaskan makna dan menarik hukum dari Al Qur’ãn dan As Sunnah, berkata Ustâdz kita Asy Syaikh Sa’îd bin Da’âs Al Yâfi’î semoga rahmat Allâh untuk kita dan untuk beliau:
فَإِنَّ مَن طَالَ بَاعُهُ وَاتَّسَعَ عِلمُهُ بِهٰذَا الفَنِّ الجَلِيلِ قَوِيَتْ مَلَكَتُهُ وَتَرَسَّخَتْ قَدَمُهُ فِي فَهمِ الكِتَابِ وَالسُّنَّةِ وَاسْتِخْرَاجِ مَعَانِيهِمَا وَأَحكَامِهِمَا
“Sesungguhnya orang yang dalam keahliannya dan luas ilmunya di bidang bahasa Arab yang mulia ini maka kuat penguasaannya dan meluas cakupannya dalam memahami Al Qur’ãn dan As Sunnah, serta dalam menyimpulkan berbagai makna dan hukum-hukum dari keduanya.”
[Muhammad Al-Khidhir pada hari Selasa 28 Dzulqa’dah 1440 / 30 Juli 2019 di Mutiara Gading Timur Bekasi].