AMALAN-AMALAN PENGHAPUS DOSA DAN KESALAHAN
1) Taqwâ.
Berkata Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ:
یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوۤا۟ إِن تَتَّقُوا۟ ٱللَّهَ یَجۡعَل لَّكُمۡ فُرۡقَانࣰا وَیُكَفِّرۡ عَنكُمۡ سَیِّـَٔاتِكُمۡ وَیَغۡفِرۡ لَكُمۡۗ وَٱللَّهُ ذُو ٱلۡفَضۡلِ ٱلۡعَظِیمِ
“Wahai orang-orang beriman, jika kalian bertaqwâ kepada Allâh, maka Dia akan memberikan kepada kalian Furqân, Dia akan menghapus dari kalian terhadap kesalahan-kesalahan kalian, dan Dia akan mengampuni dosa-dosa kalian. Allâh adalah Pemilik karunia yang besar.” [Surat Al-Anfâl: 29].
2). Puasa ‘Âsyûrâ.
Muslim meriwayatkan di dalam “Shahîh”nya dari Abû Qatâdah Al-Anshârî Radhiyallâhu ‘Anhu:
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ فَقَالَ: يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ
“Bahwa Rasûlullâh Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam ditanya tentang puasa pada hari ‘Âsyûrâ, beliau menjawab: “Menghapus dosa setahun yang lalu.”
3) Memperbagus Keislaman.
Al-Bukhârî meriwayatkan di dalam “Shahîh”nya dari Abû Sa’îd Al-Khudrî Radhiyallâhu ‘Anhu, berkata Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam:
إِذَا أَسْلَمَ الْعَبْدُ فَحَسُنَ إِسْلاَمُهُ يُكَفِّرُ اللَّهُ عَنْهُ كُلَّ سَيِّئَةٍ كَانَ زَلَفَهَا
“Jika seorang hamba telah memeluk agama Islâm lalu dia memperbagus keislamannya maka Allâh akan mengampuni setiap kesalahan yang telah dia perbuat.”
4) Bersabar Terhadap Musîbah.
Al-Bukhârî Rahimahullâh meriwayatkan di dalam “Shahîh”nya dari ‘Âisyah Radhiyallâhu ‘Anhâ, berkata Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam:
مَا مِنْ مُصِيبَةٍ تُصِيبُ الْمُسْلِمَ إِلاَّ كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا عَنْهُ، حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا
“Tidaklah dari suatu musîbah menimpa seorang muslim kecuali Allâh menjadikannya penghapus terhadap dosanya, hingga duri yang mengenainyapun.”
- Bertaubat.
Berkata Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ:
یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ تُوبُوۤا۟ إِلَى ٱللَّهِ تَوۡبَةࣰ نَّصُوحًا عَسَىٰ رَبُّكُمۡ أَن یُكَفِّرَ عَنكُمۡ سَیِّـَٔاتِكُمۡ
“Wahai orang-orang yang beriman bertaubatlah kalian kepada Allâh dengan taubat yang sebenar-benar taubat, mudah-mudahan Rabb kalian menghapus dari kalian terhadap kesalahan-kesalahan kalian.” [Surat At-Tahrîm: 8].
Diringkas dari khutbah Jum’at Al-Ustâdz Muhammad Al-Khidhir Hafizhahullâh wa Ra’âh pada hari Tâsû’â 9 Muharram 1442 / 28 Agustus 2020 di Masjid Al-Kautsar Kp Tenggilis Mustikajaya Bekasi.