ANJURAN MENJAGA PUASA AYYAMUL BIDH
Pertanyaan:
Ustadz sekarang puasa Ayyamul Bidh?. Memang boleh memulainya tanggal 15 hijriyyah?.
Jawaban:
Nastaghfirullah wa natubu Ilaih, kita adalah orang yang lalai dari berpuasa Ayyamul Bidh yang Nabiuttaubah ‘Alaihish Shalatu was Salam telah berkata kepada salah seorang Shahabatnya:
يَا أَبَا ذَرٍّ إذا صُمْتَ من الشَّهرِ ثلاثًا فصُم ثلاثَ عَشرةَ، وأربعَ عشرةَ، وخَمسَ عشرةَ
“Wahai Abu Dzar, jika kamu ingin berpuasa tiga hari setiap bulan, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15.”.
Kita baru memulai tanggal 15 Muharram 1448 ini sebagai rasa syukur kita kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah melindungi dan menyelamatkan kita, karena telah kita dapati biasanya pada malam-malam bulan purnama ada gangguan-gangguan yang orang awam menyebutnya kiriman, dan pada malam 15 Muharram ini tepatnya pukul 01.00 yang bertepatan dengan tanggal 1 Juli 2026 kita dapatkan kiriman tersebut, di saat kita sedang tidur tiba-tiba kita merasakan kedua kaki kita terlilit, kita pun gerakkan, saat kita gerakkan kaki, kita langsung terbangun kaget, kita tidak mendapati ada ular, namun kita sangat yakin bahwa yang meliliti kaki kita adalah ular, kita pun menyalakan lampu, kita cari dalam kelambu dan di atas kasur, akan tetapi kita tidak dapati. Kita pun keluar dari kelambu, Subhanallah ternyata ularnya sudah di luar kelambu, ular dengan pola belang hitam-putih, yaitu ular weling yang diakui berbisa sangat tinggi. Mendengar kita sedang memukuli ular tersebut, keluarga bangun, sampai takutkan kita, berbagai saran disampaikan ke kita, kaki dikompres pakai air panas, minum air campur tanah, minum air kelapa, tahan ngantuk dan jangan tidur lagi, sampai menyarankan untuk segera merujuk ke RS. Kita pun menenangkan keluarga bahwa kita tidak apa-apa Insya Allah, karena kita telah meruqyahnya dengan membacakan doa dari Nabiurrahmah ‘Alaihish Shalatu was Salam:
بِسْمِ اللَّهِ الَّذي لا يضرُّ معَ اسمِهِ شيءٌ في الأرضِ ولا في السَّماءِ وَهوَ السَّميعُ العليمُ
“Dengan nama Allah, yang tidak ada satu pun di bumi dan di langit dapat membahayakan bersama menyebut nama-Nya. Dan Dia adalah As Sami’ (Maha Mendengar) lagi Al ‘Alim (Maha Mengetahui).”
Alhamdulillah atas penjagaan dan perlindungan-Nya, sudah berlalu berjam-jam hingga sampai waktu sahur tidak ada madharat pada kita. Semoga Allah menolong kita untuk bisa berpuasa Ayyamul Bidh dan dapat melakukannya rutin setiap bulan sebagai bentuk dari meneladani Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, berkata Ibnu ‘Abbas semoga Allah meridhai keduanya:
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُفْطِرُ أَيَّامَ الْبِيضِ فِي حَضَرٍ وَلَا سَفَرٍ
“Biasa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berpuasa Ayyamul Bidh di saat mukim dan di saat safar.”
Pada asalnya puasa Ayyamul Bidh dianjurkan untuk dilakukan pada tanggal 13, 14 dan 15 karena sesuai penamaannya sebagaimana yang dikatakan oleh Jumhur ‘Ulama:
لأنها تبيض بطلوع القمر من أولها إلى آخرها
“Karena sungguh hari-harinya itu putih saat terbit bulan dari awalnya hingga akhirnya.”
Dan tidak mengapa untuk puasa di selain tanggal tersebut, Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam telah berwasiat dengannya kepada Abu Hurairah semoga Allah meridhainya:
صَوْمِ ثَلَاثَةِ أيَّامٍ مِن كُلِّ شَهْرٍ
“Puasa tiga hari setiap bulan.”
Dan diperjelas dengan hadits dari ‘Aisyah saat beliau ditanya oleh Mu’adzah semoga Allah meridhai mereka berdua:
أَكانَ رَسولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عليه وسلَّمَ يَصُومُ مِن كُلِّ شَهْرٍ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ؟ قالَتْ: نَعَمْ، فَقُلتُ لَهَا: مِن أَيِّ أَيَّامِ الشَّهْرِ كانَ يَصُومُ؟ قالَتْ: لَمْ يَكُنْ يُبَالِي مِن أَيِّ أَيَّامِ الشَّهْرِ يَصُومُ
“Apakah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berpuasa tiga hari setiap bulan?” ‘Aisyah menjawab: “Iya.” Mu’adzah bertanya lagi,: “Pada hari apa beliau berpuasa?” ‘Aisyah menjawab,:“Beliau tidak peduli pada hari apa pun dalam sebulan beliau berpuasa.”
Semoga Allah memudahkan kita untuk bisa merutinkan puasa Ayyamul Bidh, Wabillahit Taufiq.
[Abu Ahmad Al Khidhir bin Salim Sallamahullah, pada hari Rabu 15 Muharram 1448 / 1 Juli 2026 di Masjid Mutiah Bogor.
⛵ https://t.me/majaalisalkhidhir/14338
⛵ https://whatsapp.com/channel/0029Vb15hbQD8SDy7cwy460C/2455