BERSABAR BILA BELUM BERKEMAMPUAN

Pertanyaan:
Di saat negara kafir datang menyerang dan memerangi negara yang mayoritas umat Muslim penduduknya, apakah boleh bagi umat Muslim membalas menyerang langsung pusat negara kafir yang menyerang tadi?.

Jawaban:
Boleh membalas menyerang langsung negara mereka jika berkemampuan, jika belum berkemampuan maka bersabar sambil mempersiapkan kekuataan, berkata Allah ‘Azza wa Jalla:

وَإِنۡ عَاقَبۡتُمۡ فَعَاقِبُوا۟ بِمِثۡلِ مَا عُوقِبۡتُم بِهِۦۖ وَلَىِٕن صَبَرۡتُمۡ لَهُوَ خَیۡرࣱ لِّلصَّـٰبِرِینَ

“Jika kalian memberikan balasan maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepada kalian. Akan tetapi jika kalian bersabar maka sungguh itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang sabar.” [Surat An-Nahl: 126].
Bersabar di saat belum mampu bukan berarti diam, lalu menyanjung dan mengagumi mereka, menjalin persahabatan dengan mereka, menjadikan mereka sebagai para wali untuk mengayomi dan melindungi. Namun bersabar dengan terus mempersiapkan kekuatan dan menyusun siasat syar’iyyah untuk menghadapi mereka, berkata Allah ‘Azza wa Jalla:

وَأَعِدُّوا۟ لَهُم مَّا ٱسۡتَطَعۡتُم مِّن قُوَّةࣲ وَمِن رِّبَاطِ ٱلۡخَیۡلِ تُرۡهِبُونَ بِهِۦ عَدُوَّ ٱللَّهِ وَعَدُوَّكُمۡ وَءَاخَرِینَ مِن دُونِهِمۡ لَا تَعۡلَمُونَهُمُ ٱللَّهُ یَعۡلَمُهُمۡۚ وَمَا تُنفِقُوا۟ مِن شَیۡءࣲ فِی سَبِیلِ ٱللَّهِ یُوَفَّ إِلَیۡكُمۡ وَأَنتُمۡ لَا تُظۡلَمُونَ

“Dan siapkanlah oleh kalian untuk menghadapi mereka berupa kekuatan apa saja yang kalian mampui dan dari tunggangan-tunggangan yang dibuat untuk berperang, (yang dengan persiapan itu) kalian menggentarkan musuh Allah dan musuh kalian dan orang orang selain mereka yang kalian tidak mengetahui mereka sedang Allah mengetahui mereka. Dan apa saja yang kalian infakkan di jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepada kalian dan kalian tidak akan dirugikan.” [Surat Al-Anfal: 60].

[Abu Ahmad Al-Khidhir Ghafarallahu Lahu wa Radhiya ‘Anhu].

⛵ https://whatsapp.com/channel/0029Vb15hbQD8SDy7cwy460C/902
⛵️ https://t.me/majaalisalkhidhir/12419