DERAJAT DOA BERBUKA PUASA

Pertanyaan:
Selama ini saya berdoa buka puasa dengan doa: “Dzahabadz dzama’u…. Sampai seterusnya”. Ada teman memberitahu saya, ternyata tidak ada doa khusus buka puasa yang shahîh dan doa yang biasa saya baca itu statusnya dha’îf, apakah benar demikian?

Jawaban:
Sebagian ‘ulamâ berpendapat tentang adanya bacaan atau doa ketika berbuka puasa, yaitu bacaan yang terdapat di dalam hadîts yang diriwayatkan oleh Abû Dâwud, An-Nasâ’î dan Al-Hâkim:

ﻛَﺎﻥَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﺇِﺫَﺍ ﺃَﻓْﻄَﺮَ ﻗَﺎﻝَ: ﺫَﻫَﺐَ ﺍﻟﻈَّﻤَﺄُ ﻭَﺍﺑْﺘَﻠَّﺖِ ﺍﻟْﻌُﺮُﻭﻕُ ﻭَﺛَﺒَﺖَ ﺍﻟْﺄَﺟْﺮُ ﺇِﻥْ ﺷَﺎﺀَ ﺍﻟﻠَّﻪُ

“Rasûlullâh Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam apabila berbuka puasa maka beliau mengucapkan: “Telah hilang rasa haus, telah basah kerongkongan dan telah tetap pahala Insyâ Allâh.”

Di antara ‘ulamâ berpendapat bahwa hadîts ini hasan, namun yang benarnya hadîts ini adalah dha’îf, karena di dalam sanadnya ada seorang perawi dha’îf yaitu Marwân bin Salîm.

Kami tidak mengetahui ada satu hadîts shahîhpun yang menerangkan tentang bacaan atau doa khusus ketika berbuka puasa, Al-Imâm Al-Wâdi’î Rahimahullâh setelah menyebutkan hadîts tersebut, beliau katakan:

ﻭَﺍﻟَّﺬِﻱ ﻳَﻈْﻬَﺮُ ﺃَﻧَّﻪُ ﻻَ ﻳَﺜْﺒُﺖُ ﺣَﺪِﻳْﺚٌ ﻓِﻲ ﺍﻟﺪُّﻋَﺎﺀِ ﺑِﺨُﺼُﻮْﺻِﻪِ، ﻭَﺇِﻻَّ ﻓَﻘَﺪْ ﺛَﺒَﺖَ ﺃَﻥَّ ﻟِﻠﺼَّﺎﺋِﻢِ ﺩَﻋْﻮَﺓً ﻣُﺴْﺘَﺠَﺎﺑَﺔً ﻋِﻨْﺪَ ﻓِﻄْﺮِﻩِ

“Yang nampak bahwasanya tidaklah shahîh satu haditspun tentang berdoa secara kekhususannya, melainkan bahwasanya telah shahîh ada doa mustajâbah bagi orang yang berpuasa ketika berbukanya.”

Dijawab oleh:
Al-Ustâdz Muhammad Al-Khidhir Hafizhahullâh wa Ra’âh pada hari Rabu 11 Ramadhân 1440 / 15 Mei 2019 di Maktabah Al-Khidhir Bekasi.