DISUNNAHKAN SHALAT QABLIYYAH DAN BA’DIYYAH MAGHRIB
Pertanyaan:
Shalat maghrib ada sunnah qabliyyahnya tidak? Juga sunnah ba’diyyah maghrib ada apa tidak?
Jawaban:
Termasuk dari sunnah adalah shalat qabliyyah maghrib, berkata Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam:
بَيْنَ كُلِّ أَذَانَيْنِ صَلاَةٌ- قَالَهَا ثَلاَثًا قَالَ فِي الثَّالِثَةِ- لِمَنْ شَاءَ
“Di antara setiap adzân dan iqâmah ada shalat”, beliau mengatakannya tiga kali, yang ketika kalinya beliau katakan: “Bagi siapa yang ingin shalat.” Riwayat Al-Bukhârî dan Muslim.
Oleh karena itu para Shahabat tatkala selesai adzân maghrib maka mereka shalat sunnah qabliyyah dua raka’at, karena keumuman hadîts bahwa di antara adzân dan iqâmah itu disunnahkan shalat.
Demikian pula termasuk sunnah adalah shalat ba’diyyah maghrib, ‘Abdullâh bin ‘Umar Radhiyallâhu ‘Anhumâ menceritakan tentang Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam shalat setelah maghrib:
وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ
“Beliau shalat dua raka’at setelah maghrib.” Riwayat Al-Bukhârî dan Muslim.
Dijawab oleh:
Al-Ustâdz Muhammad Al-Khidhir Hafizhahullâh wa Ra’âh pada malam Rabu tanggal 30 Rabî’uts Tsânî 1442 / 16 Desember 2020 di Dârul Qur’ãn wal Hadîts Bekasi.