IKUT BERPARTISIPASI DALAM MELENGKAPI DAPUR GAZA
Pertanyaan:
‘Afwan Ustadz, ada titipan pertanyaan mengenai open donasi untuk dapur Gaza. Bagaimanakah hukumnya Ustadz kalau kita ikut ta’awun di dalamnya?.
Jawaban:
Ketika meyakinkan kita bahwa donasi itu benar-benar tersalurkan hingga ke dapur Gaza maka termasuk kebaikan ikut berta’awun di dalamnya, kita yang ekonomi rendah hanya bisa membantu dan ta’awun seperti itu. Dahulu Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam saat ingin membebaskan Salman Al-Farisi dari perbudakan maka beliau mengajak para Shahabat untuk berta’awun, beliau katakan:
أَعِينُوا أَخَاكُمْ
“Bantulah oleh kalian terhadap saudara kalian.”
Dengan itu para Shahabat berlomba-lomba membantu sesuai kemampuan mereka, berkata Salman Al-Farisi Radhiyallahu ‘Anhu:
فَأَعَانُونِي بِالنَّخْلِ، الرَّجُلُ بِثَلاثِينَ وَدِيَّةً، وَالرَّجُلُ بِعِشْرِينَ، وَالرَّجُلُ بِخَمْسَ عَشْرَةَ، وَالرَّجُلُ بِعَشْرٍ، يَعْنِي الرَّجُلُ بِقَدْرِ مَا عِنْدَهُ
“Mereka membantuku dengan pohon kurma, seseorang membantuku dengan 30 bibit pohon kurma, seorang lagi dengan 20 bibit, seorang lagi dengan 15 bibit, seorang lagi dengan 10 bibit, yakni seseorang membantuku sesuai dengan apa yang dia miliki.”
Salman Al-Farisi Radhiyallahu Anhu katakan:
حَتَّى اجْتَمَعَتْ لِي ثَلاثُ مِائَةِ وَدِيَّةٍ
“Hingga terkumpul padaku 300 bibit pohon kurma.”
Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengajak para Shahabatnya untuk berta’awun karena beliau tahu di saat itu tidak ada seorang diri yang menyanggupi untuk membebaskan Salman Al-Farisi dari perbudakan, maka beliau mengajak untuk berta’awun, sehingga saling menambah kekurangan sampai mencukupi. Adapun pada perkara yang memungkinkan disanggupi oleh seseorang maka Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam hanya mengumumkan, sebagaimana pada pembebasan sumur Romah, beliau berkata:
ﻣَﻦْ ﻳَﺸْﺘَﺮِﻯ ﺑِﺌْﺮَ ﺭُﻭﻣَﺔَ ﻓَﻴَﻜُﻮﻥُ ﺩَﻟْﻮُﻩُ ﻓِﻴﻬَﺎ ﻣَﻊَ ﺩِﻻَﺀِ ﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻤِﻴﻦَ ﺑِﺨَﻴْﺮٍ ﻟَﻪُ ﻣِﻨْﻬَﺎ ﻓِﻰ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ
“Barangsiapa yang membeli sumur Romah kemudian menjadikan di dalamnya timba miliknya bersama timba-timba milik kaum Muslimin maka tentu lebih baik baginya di dalam Surga daripada sumur Romah”.
Setelah beliau umumkan, ternyata seorang menantu beliau yaitu ‘Utsman bin ‘Affan Radhiyallahu ‘Anhu langsung menyanggupi, pada perkara yang disanggupi oleh seseorang maka tidak perlu untuk meminta ta’awun. Adapun keadaan saudara-saudari kita di Gaza sekarang ini sangat membutuhkan bantuan umat Islam dunia, jangankan seseorang, satu negara bersendirian saja tidak sanggup untuk membantu, maka dari itu memerlukan bantuan dan ta’awun umat Islam dunia, sesuai dengan keumuman perkataan Allah Subhanahu wa Ta’ala:
وَتَعَاوَنُوا۟ عَلَى ٱلۡبِرِّ وَٱلتَّقۡوَىٰ
“Dan tolong menolonglah kalian di atas kebaikan dan ketakwaan.” [Surat Al-Ma’idah: 2].
[Muhammad Al-Khidhir Ghafarallahu Lahu wa Radhiya ‘Anhu].