MEMOHON BERKAH DAN KEMUDAHAN UNTUK SAMPAI RAMADHAN
Pertanyaan:
Ustadz, untuk lafazh doa ini:
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
“Ya Allah, berilah keberkahan buat kami pada bulan Rajab serta Sya’ban dan sampaikanlah kami ke Ramadhan.”
Bolehkah berdoa dengannya, benarkah haditsnya dhaif?.
Jawaban:
Ada beberapa ‘ulama hadits telah meriwayatkan lafazh doa tersebut, di antara mereka ‘Abdullah bin Ahmad di dalam “Zawaidul Musnad”, Al-Baihaqi di dalam “Syu’abul Iman” serta Ath-Thabrani di dalam “Al-Ausath” dan selain mereka meriwayatkan pula, hanya saja di dalam sanad periwayatan mereka ada Zaidah bin Abir Ruqad yang dia meriwayatkan dari Ziyad An-Numairi, dan kedua perawi ini dha’iful hadits, bahkan Al-Bukhari menghukumi keduanya sebagai munkarul hadits.
Walaupun lafazh doa tersebut tidak shahih dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, namun secara umum berdoa meminta keberkahan kepada Allah pada bulan-bulan sebelum Ramadhan hingga bisa sampai dan mendapatkan bulan Ramadhan merupakan perkara yang dianjurkan, boleh saja berdoa dengan lafazh tersebut atau dengan lafazh lainnya yang mudah untuk diucapkan, karena sebagian ulama Salaf mengucapkan doa yang semisal itu, di antara mereka adalah Yahya bin Abi Katsir Rahimahullah, beliau berdoa dengan doa:
اللَّهُمَّ سَلِّمْنِي مِنْ رَمَضَانَ، وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِي، وَتَسَلَّمْهُ مِنِّي مُتَقَبَّلًا
“Ya Allah, antarkanlah aku sampai Ramadhan, antarkanlah Ramadhan kepadaku, dan terimalah amal-amal dariku di bulan Ramadhan.”
Walau pun lafazh doa ini juga tidak shahih dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, namun telah shahih maknanya dan masuk pada keumuman berdoa yang dianjurkan di dalam Islam, terkhusus doa permohonan seseorang kepada Allah supaya diberkahi hingga sampai dan mendapatkan bulan Ramadhan, dan telah beramal dengannya para ‘ulama serta orang-orang shalih dari kalangan Salaf, berkata Mu’alla Ibnul Fadhl Rahimahullah:
كانوا يَدعونَ الله تعَالى سِتةَ أشهُر أن يبلغَهم رَمَضان، ويَدعونَه سِتة أشهر أن يتقبلَ منهُم
“Dahulu mereka (orang-orang shalih) berdoa kepada Allah Ta’ala selama enam bulan supaya Dia menyampaikan mereka hingga Ramadhan, kemudian mereka berdoa kembali kepada-Nya selama enam bulan supaya Allah menerima amal-amal mereka selama Ramadhan.”
[Muhammad Al-Khidhir Ghafarallahu Lahu wa Radhiya ‘Anhu]
⛵️ https://whatsapp.com/channel/0029Vb15hbQD8SDy7cwy460C/1695