MENCARI LAILATUL QADR SUPAYA BERAMAL PADANYA
Pertanyaan:
Apakah mencari Lailatul Qadr dikhususkan di masjid?
Jawaban:
Mencari Lailatul Qadr tidak harus di masjid, di mana saja di anjurkan untuk mencari Lailatul Qadr, namun di masjid merupakan tempat yang terbaik dan lebih terpokus dalam mencarinya. Oleh karena itu dianjurkan untuk i’tikaf supaya lebih serius dalam mencari Lailatul Qadr, dan keberadaan i’tikaf hanyalah di masjid.
Lailatul Qadr berkaitan dengan waktu dan tidak berkaitan dengan tempat, di tempat mana saja kita berada maka kita memiliki peluang untuk mencari Lailatul Qadr, berkata Nabî ‘Alaihish Shalâtu was Salâm:
اتَّقِ اللَّهَ حَيْثُمَا كُنْتَ وأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وخَالقِ النَّاسَ بخُلُقٍ حَسَنٍ
“Bertaqwalah kepada Allâh dimana saja kamu berada, sudahilah kejelekan dengan kebaikan maka akan menghapusnya dan pergaulilah orang lain dengan akhlak yang bagus.” Riwayat At-Tirmidzî.
Pertanyaan:
Amalan apa saja yang hendak kita lakukan dalam mencari Lailatul Qadr?
Jawaban:
Amalan-amalan yang hendak kita lakukan dalam mencari Lailatul Qadr yaitu:
1) Shalat, masuk di dalamnya shalat wâjib yaitu maghrib dan isyâ’ dan juga shalat-shalat sunnah semisal shalat qabliyyah maghrib dan ba’diyyahnya, shalat qabliyyah isyâ’ dan ba’diyyahnya, shalat setelah wudhû’, shalat tahiyatul masjid, shalat tarâwih dan witir.
2) Membaca Al-Qur’ãn.
3) Berdzikir.
4) Beristighfâr.
5) Berdoa.
6) Bersedekah.
Semua amalan tersebut telah terkumpul pada perkataan Allâh ‘Azza wa Jalla:
إِنَّهُمۡ كَانُوا۟ قَبۡلَ ذَ ٰلِكَ مُحۡسِنِینَ * كَانُوا۟ قَلِیلࣰا مِّنَ ٱلَّیۡلِ مَا یَهۡجَعُونَ * وَبِٱلۡأَسۡحَارِ هُمۡ یَسۡتَغۡفِرُونَ * وَفِیۤ أَمۡوَ ٰلِهِمۡ حَقࣱّ لِّلسَّاۤىِٕلِ وَٱلۡمَحۡرُومِ
“Sesungguhnya mereka di dunia adalah orang-orang yang berbuat baik, keberadaan mereka sedikit tidur pada waktu malam, pada waktu sahur mereka bersitighfâr, pada harta benda mereka ada hak orang miskîn yang meminta, dan orang miskîn yang tidak meminta.” [Surat Adz-Dzâriyât: 16-19].
Dijawab oleh:
Al-Ustâdz Muhammad Al-Khidhir pada malam Rabu tanggal 23 Ramadhân 1442 / 5 Mei 2021 di Bekasi.