POSISI KURSI MA’MŪM DI DALAM SHAFF
Pertanyaan:
Apabila seorang ma’mūm yang tidak mampu berdiri, dia bisanya hanya duduk di kursi, dimana posisi kursinya di saat sejajar dengan ma’mūm lain? Apakah kaki kursi yang belakang sejajar dengan tumit ma’mūm yang lain atau kaki kursi depan?.
Jawaban:
Yang sejajar dengan tumit ma’mūm yang lain adalah kaki kursi yang belakang, hanya dengan pengaturan seperti itu akan membuat shaff di belakangnya juga rapat. Adapun kalau yang disejajarkan dengan tumit ma’mūm yang lain itu adalah kaki kursi yang depan maka kaki kursi belakang akan membuat seseorang yang ada di shaff belakangnya akan mundur sedikit karena tempat sujudnya ada kaki kursi ma’mūm yang di depannya, dan ini tentu mengganggu kesempurnaan shalat berjamā’ah yang disebutkan di dalam hadīts:
سَوُّوا صُفوفَكم؛ فإنَّ تسويةَ الصَّفِّ مِن تمامِ الصَّلاةِ
“Luruskan shaff kalian, karena sungguh kekurusan shaff termasuk dari penyempurna shalat.”
[Abū Ahmad Muhammad Al Khidhir pada hari Jum’at, 29 Rabi’ Al Awwal 1448 / 11 September 2026 di Masjid Mutiah Bogor].
⛵️ https://t.me/majaalisalkhidhir/15020