BEKERJA SUPAYA BISA BERSEDEKAH
Pertanyaan:
Ustâdz, izin minta dalîl bekerja supaya bisa bersedekah? Dan apa hikmahnya bekerja untuk sedekah?.
Jawaban:
Tatkala Rasûlullâh ‘Alaihish Shalâtu was Salâm berkata:
عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ صَدَقَةٌ
“Wajib bagi setiap Muslim bersedekah” maka para Shahabat bertanya:
فَإِنْ لَمْ يَجِدْ
“Jika dia tidak memiliki?”. Beliau berkata:
فَيَعْمَلُ بِيَدَيْهِ فَيَنْفَعُ نَفْسَهُ وَيَتَصَدَّقُ
“Hendaklah dia bekerja dengan kedua tangannya sehingga dia memberi manfaat kepada dirinya dan dia dapat bersedekah.” Riwayat Al-Bukhârî.
Di dalam riwayat Muslim dari Jâbir bin ‘Abdillâh Radhiyallâhu ‘Anhumâ, beliau berkata:
طُلِّقَتْ خَالَتِي فَأَرَادَتْ أَنْ تَجُدَّ نَخْلَهَا فَزَجَرَهَا رَجُلٌ أَنْ تَخْرُجَ فَأَتَتِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ: بَلَى فَجُدِّي نَخْلَكِ فَإِنَّكِ عَسَى أَنْ تَصَدَّقِي أَوْ تَفْعَلِي مَعْرُوفًا
“Bibiku ditalak, lalu beliau berkeinginan untuk keluar mengurusi kurmanya, lalu seorang laki-laki melarangnya untuk keluar, kemudian beliau mendatangi Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam maka beliau berkata: “Bahkan uruslah pohon kurmamu, semoga dengan itu kamu bisa bersedekah darinya atau kamu berbuat kebaikan.”
Dan hikmah dari bekerja untuk bersedekah karena umumnya orang-orang yang sibuk bekerja supaya dapat mensejahterakan hidup di dunia, dengan adanya sedekah maka itu cara Islâm mengingatkan setiap orang untuk tidak melupakan kesejahteraan hidup di akhirat, dengan cara bersedekah maka kesejahteraan hidup di akhirat akan diraih. Oleh karena itu, orang yang terpedaya dengan kesejahteraan dunia saja tatkala akan mati, dia meminta untuk ditangguhkan umurnya walau hanya sesaat, supaya dia bersedakah. Sungguh bagus apa yang telah Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ perintahkan:
وَأَنْفِقُوا مِنْ مَّا رَزَقْنٰكُمْ مِّنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِىَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُولَ رَبِّ لَوْلَآ أَخَّرْتَنِىٓ إِلٰىٓ أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُنْ مِّنَ الصّٰلِحِينَ
“Infaqkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepada kalian sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kalian, lalu dia berkata: “Wahai Rabbku, sekiranya Engkau berkenan menunda kematianku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah dan aku akan termasuk orang-orang yang shâlih.” [Surat Al-Munâfiqûn: 10].
Dijawab oleh:
Al-Ustâdz Abû Ahmad Al-Khidhir sebelum kajian Tafsîr pada hari Senin, tanggal 6 Dzulqa’dah 1443 / 6 Juni 2022 di Pondok Pesantren / Majaalis Al-Khidhir Cipancur Ligarmukti Klapanunggal Bogor.